Seskab Teddy Borong 35 Sapi Jumbo Boyolali untuk Kurban

3 hours ago 3

Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membeli puluhan ekor sapi berukuran jumbo dari peternak rakyat di Boyolali, Jawa Tengah, untuk kebutuhan kurban Iduladha 2026 atau 1447 Hijriah. Total terdapat 35 ekor sapi dengan bobot rata-rata mencapai satu ton per ekor yang akan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Sapi-sapi tersebut terdiri atas berbagai jenis ras unggulan seperti Limousin dan Simental. Proses pengiriman dilakukan sejak pagi hingga malam hari karena jumlah pesanan yang cukup besar.

Melalui video yang diunggah akun Instagram @catatanseskab pada Rabu (27/5/2026), terlihat aktivitas pengiriman sapi dilakukan secara bertahap dari Boyolali.

"Dari pagi, siang dan sekarang sudah malam, kami siap melakukan pengiriman 35 [ekor] sapi pesanan Bapak Seskab, ada banyak banget dan ukurannya rata-rata 1 ton," demikian keterangan dalam video yang diunggah tersebut.

Peternak Boyolali Ikut Kecipratan Pesanan

Salah seorang peternak mengaku awalnya hanya mendapat informasi bahwa Seskab Teddy sedang mencari hewan kurban untuk Iduladha. Namun, dia tidak menyangka seluruh sapi miliknya akhirnya dibeli sekaligus.

"Kemarin kan kebetulan saya dapat info kalau Pak Seskab lagi butuh sapi ya, sapi saya malah diborong semua," katanya.

Karena permintaan yang cukup besar, peternak tersebut kemudian turut menawarkan sapi milik warga lain di sekitar Boyolali kepada pihak Sekretariat Kabinet. Sejumlah peternak lokal akhirnya ikut mendapatkan pesanan sapi kurban untuk kebutuhan Iduladha tahun ini.

Sapi Dipastikan Sehat dan Layak Kurban

Seluruh sapi yang dibeli disebut telah melalui pemeriksaan kesehatan dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Nantinya, sapi-sapi tersebut akan disalurkan ke berbagai daerah untuk pelaksanaan kurban Iduladha 1447 Hijriah.

Pembelian sapi berukuran besar dari peternak rakyat ini juga dinilai memberi dampak ekonomi positif bagi peternak lokal, khususnya di Boyolali yang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan sapi di Jawa Tengah.

Ibadah kurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan ternak, melainkan simbol ketakwaan mutlak dan rasa syukur atas nikmat Tuhan, sekaligus manifestasi dari nilai kemanusiaan yang mendalam.

Melalui kurban, sekat-sekat sosial diruntuhkan demi berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya kaum dhuafa yang jarang menikmati hidangan daging. Lebih dari itu, ibadah ini menjadi sarana spiritual untuk mengikis sifat egois, serakah, dan kikir dalam diri, lalu menggantinya dengan empati yang mendekatkan manusia pada kesalehan spiritual sekaligus kepedulian sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |