Sempat Cetak Fastest Lap, Veda Tersungkur di COTA

1 week ago 15

Harianjogja.com, JOGJA—Harapan podium sempat terbuka, namun berakhir dramatis. Veda Ega Pratama gagal finis di Moto3 Amerika 2026 seusai mengalami kecelakaan high-side di Circuit of the Americas (COTA), Senin (30/3/2026) dini hari WIB. Pebalap asal Gunungkidul tersebut kecelakaan saat sedang bersaing di barisan depan.

Start dari posisi keempat, Veda tampil menjanjikan sejak awal lomba. Meski sempat turun ke posisi ketujuh, ia menunjukkan kecepatan kompetitif dan bahkan mencatatkan fastest lap pada lap ketiga dengan waktu 2 menit 13,844 detik.

Memasuki lap keempat, Veda mulai kembali menekan dan sukses merangsek ke posisi lima besar. Namun, insiden tak terhindarkan terjadi pada lap kelima saat ia berada di posisi keenam.

Veda mengalami high-side di salah satu tikungan, membuatnya terlempar dari motor. Situasi semakin rumit ketika motornya melintang di lintasan dan kemudian tertabrak oleh Joel Esteban yang berada tepat di belakangnya.

Beruntung, Veda tidak mengalami cedera serius. Seusai kejadian, pebalap asal Wonosari tersebut masih mampu berjalan sendiri menuju paddock timnya.

Di tengah insiden yang menimpa Veda, persaingan di barisan depan berlangsung sengit hingga lap terakhir. Guido Pini berhasil keluar sebagai pemenang setelah memanfaatkan momen duel antara Alvaro Carpe dan Valentin Perrone di tikungan terakhir.

Pini finis di posisi pertama, diikuti Maximo Quiles di posisi kedua, dan Carpe di posisi ketiga.

Klasemen Sementara: Veda Turun Posisi

Akibat gagal meraih poin di seri Amerika, posisi Veda di klasemen sementara harus turun ke peringkat ketujuh. Meski demikian, peluangnya masih terbuka lebar karena musim 2026 masih panjang.

Berikut 10 besar klasemen sementara Moto3 2026:

Maximo Quiles – 65 poin
Alvaro Carpe – 42 poin
Valentin Perrone – 38 poin
Guido Pini – 36 poin
Marco Morelli – 32 poin
Adrian Fernandez – 29 poin
Veda Ega Pratama – 27 poin
David Almansa – 25 poin
Brian Uriarte – 23 poin
Rico Salmela – 20 poin

Meski berakhir dengan DNF, performa Veda Ega Pratama yang sempat mencatatkan fastest lap menjadi sinyal kuat bahwa ia mampu bersaing di level dunia. Tantangan berikutnya adalah bangkit dan kembali mengamankan poin di seri selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |