Jumali Kamis, 11 Juni 2026 18:57 WIB

Ilustrasi rupiah. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Rupiah kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan pasar spot hari Kamis (11/6/2026), memaksa nilainya menyusut ke posisi Rp17.989 per dolar Amerika Serikat (AS) atau terkoreksi 0,25% dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang bertengger di Rp17.944 per dolar AS.
Bayang-bayang depresiasi lanjutan ini mengingatkan kembali pada situasi tanggal 4 Juni 2026 silam, di mana nilai tukar rupiah sempat menembus batas kritis di level Rp18.004 per dolar AS.
Sementara itu, peta kekuatan mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi hingga berakhirnya jam operasional bursa pada sore hari.
Tekanan paling masif dialami oleh won Korea Selatan yang anjlok hingga 0,54%, mengekor tipis di belakangnya rupee India yang terdepresiasi sebesar 0,47%.
Kelesuan serupa juga melanda yuan China serta dolar Singapura yang kompak mencatatkan pelemahan tipis sebesar 0,02%, sedangkan ringgit Malaysia turut terkoreksi 0,05%.
Kendati demikian, oase hijau mewarnai sebagian bursa regional di mana beberapa mata uang berhasil menorehkan apresiasi.
Dolar Taiwan memimpin penguatan di kawasan Asia dengan kenaikan sebesar 0,17%, disusul baht Thailand yang merangsek naik 0,15%, serta peso Filipina yang menguat 0,09%.
Mata uang Negeri Sakura, yen Jepang, turut mencatatkan apresiasi tipis di angka 0,02%, diikuti oleh dolar Hong Kong yang naik tipis sebesar 0,01%.
Menipisnya jarak pergerakan menuju level psikologis Rp18.000 per dolar AS kini menjadi episentrum perhatian dari para pelaku pasar.
Angka tersebut dipandang sebagai gerbang batas krusial yang secara langsung mampu mendikte pergeseran sentimen investor serta peta jalan transaksi valuta asing dalam rentang waktu dekat.
Menghadapi sesi perdagangan selanjutnya, para pemodal diprediksi masih akan terus memantau dengan cermat dinamika makroekonomi global, arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, serta ketahanan fundamental pasar keuangan di dalam negeri.
Rincian pergerakan nilai tukar mata uang di Asi, hingga pukul 15.00 WIB
| Mata Uang | Perubahan |
| Won Korea Selatan | Turun 0,54% (pelemahan terdalam di Asia) |
| Rupee India | Turun 0,47% |
| Yuan China | Turun 0,02% |
| Dolar Singapura | Turun 0,02% |
| Ringgit Malaysia | Turun 0,05% |
| Dolar Taiwan | Naik 0,17% (penguatan terbesar) |
| Baht Thailand | Naik 0,15% |
| Peso Filipina | Naik 0,09% |
| Yen Jepang | Naik 0,02% |
| Dolar Hong Kong | Naik 0,01% |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































