Pertandingan antara Persiba Balikpapan vs PSS Sleman di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (26/4/2026) malam - PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman gagal mengunci kemenangan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persiba Balikpapan pada pekan ke-26 Pegadaian Championship, Minggu (26/4/2026) malam. Gol di menit akhir membuat Laskar Sembada kini wajib menang di laga penentuan.
PSS Sleman sebenarnya sudah berada di atas angin setelah Gustavo Tocantins mencetak gol pembuka pada menit ke-73. Keunggulan tersebut sempat membuat peluang meraih tiga poin penuh terbuka lebar.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna dalam hitungan detik. Persiba Balikpapan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89, membuat skor berakhir 1-1.
Hasil ini menghentikan tren positif PSS yang sebelumnya tampil konsisten. Laskar Sembada hanya mampu mempertahankan keunggulan selama sekitar 16 menit sebelum akhirnya kebobolan.
Meski gagal menang, PSS Sleman tetap berhasil naik ke puncak klasemen Grup Timur dengan koleksi poin yang sama dengan Persipura Jayapura.
Namun, posisi tersebut masih sangat rentan karena penentuan tiket promosi langsung ke Liga 1 musim depan akan ditentukan di laga terakhir.
PSS tidak bisa lagi bergantung pada hasil tim lain. Kemenangan di laga pamungkas menjadi harga mati jika ingin mengamankan promosi tanpa melalui jalur play-off.
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menegaskan timnya harus bertanggung jawab atas nasib sendiri.
“Kalau kita mau lolos langsung, kita yang berbuat sendiri. Tidak bergantung kepada tim lain,” ujarnya, dikutip dari laman resmi klub.
Ia juga menekankan pentingnya fokus dan mental bertarung saat menghadapi laga berikutnya.
“Saya kira semua pemain harus menyadari kalau mereka mau merayakan kelolosannya, selalu bermain fokus dan mental bertarung harus dikeluarkan saat melawan PSIS,” tegasnya.
Laga Hidup-Mati Menanti
PSS Sleman akan menghadapi laga penentuan melawan PSIS Semarang pada pekan terakhir.
Pertandingan ini menjadi laga hidup-mati bagi Laskar Sembada untuk memastikan tiket promosi langsung ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Hasil imbang di Balikpapan menjadi peringatan keras bagi PSS Sleman. Tanpa kemenangan di laga terakhir, peluang promosi langsung bisa lepas dan memaksa mereka menempuh jalur play-off yang lebih berat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































