PSIM vs Persijap, Van Gastel: Menang Rasanya Seperti 6 Poin

6 hours ago 1

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, menilai pertandingan melawan tim papan bawah memiliki arti penting dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Ia menyebut kemenangan dalam laga tersebut terasa seperti meraih enam poin.

Menurut Van Gastel, laga melawan tim yang berada di papan bawah klasemen tidak hanya memberi tambahan poin, tetapi juga sekaligus menjauhkan pesaing langsung dari zona merah.

“Terutama di pertandingan melawan tim-tim papan bawah seperti ini, mendapatkan poin terasa sangat krusial. Rasanya bukan seperti mendapatkan tiga poin, tapi seperti enam poin karena kita menjauhkan diri dari zona degradasi,” ujar Van Gastel, Senin (9/3/2026).

PSIM Jogja dijadwalkan menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Super League Indonesia 2025–2026 di Stadion Sultan Agung pada Rabu (11/3/2026) malam.

Pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi Laskar Mataram untuk menambah jarak dari zona degradasi sekaligus menjaga posisi di kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional.

Saat ini PSIM menempati posisi kedelapan klasemen sementara dengan raihan 37 poin hingga pekan ke-24. Sementara itu Persijap berada di peringkat ke-15 dengan koleksi 20 poin, hanya satu tingkat di atas zona degradasi.

Perbedaan posisi klasemen tersebut membuat laga diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan tambahan poin. Bagi PSIM, kemenangan akan semakin mengamankan posisi mereka di papan tengah.

Van Gastel menegaskan anak asuhnya tetap fokus penuh menghadapi pertandingan kandang tersebut demi meraih hasil maksimal. Ia menilai setiap laga memiliki arti penting untuk mencapai target utama tim musim ini.

“Target utama kami adalah menghindari degradasi, dan dengan tambahan satu poin ini, kami selangkah lebih dekat ke tujuan tersebut. Sekarang fokus kami beralih sepenuhnya ke laga melawan Persijap Jepara,” katanya.

Pelatih asal Belanda tersebut juga memastikan PSIM akan tampil dengan semangat yang sama seperti di pertandingan lain dan tidak ingin melewatkan peluang meraih tiga poin di kandang.

“Kami akan berusaha memenangkan pertandingan itu, sama seperti usaha kami di setiap laga lainnya,” ujarnya.

Selain memburu kemenangan, PSIM juga berupaya mengakhiri tren kurang baik saat bermain di kandang sendiri. Terakhir kali Laskar Mataram meraih kemenangan di kandang terjadi saat mengalahkan Semen Padang FC dengan skor 1-0 pada awal Januari 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |