Praka Rico Pramudia Gugur, TNI Kedua Korban Artileri Israel UNIFIL

8 hours ago 4

Praka Rico Pramudia Gugur, TNI Kedua Korban Artileri Israel UNIFIL Praka Rico Pramudia wafat 24/4 akibat luka serangan artileri Israel di pos UNIFIL Adchit Al-Qusayr 29 Maret. Jadi prajurit TNI ke-2 tewas bareng Praka Farizal. - Antara.

Harianjogja.com JAKARTA—Praka Rico Pramudia menjadi prajurit TNI kedua yang gugur akibat serangan artileri dari tank Merkava Israel terhadap posisi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada 29 Maret di Adchit Al-Qusayr. Prajurit berusia 31 tahun ini wafat Jumat (24/4/2026) setelah dirawat hampir sebulan akibat luka parah dari insiden yang sama menewaskan Praka Farizal Rhomadhon.

"Temuan awal UNIFIL dalam penyelidikan mengindikasikan sebuah proyektil yang ditembakkan dari tank Merkava Israel mengenai posisi UNIFIL, mengakibatkan gugurnya Praka Farizal Rhomadhon dan Praka Rico Pramudia," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric dalam pernyataan pers PBB Sabtu.

Sekjen PBB Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga Praka Rico, rekan-rekannya, pemerintah dan rakyat Indonesia atas pengorbanan prajurit penjaga perdamaian ini. Dengan wafatnya Praka Rico, total enam personel UNIFIL tewas di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah Lebanon selatan sejak awal Maret 2026.

"Sekjen PBB kembali mendesak semua pihak untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk memastikan keamanan dan keselamatan personel PBB," tutur Dujarric menegaskan pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan 1701 tahun 2006.

PBB mengategorikan serangan terhadap personel UNIFIL sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional yang berpotensi kejahatan perang. Sekjen Guterres menekankan semua serangan harus diselidiki tuntas dengan pelaku ditindak secara hukum penuh.

Indonesia kehilangan empat prajurit TNI dalam sebulan terakhir di Lebanon selatan. Selain Praka Farizal dan Praka Rico dari insiden 29 Maret, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar serta Sertu Muhammad Nur Ikhwan gugur 30 Maret saat konvoi pasukan diserang. Prancis juga kehilangan dua tentara UNIFIL pada 18 April akibat serangan patroli di wilayah yang sama.

Dalam catatan misi TNI di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), sebelumnya juga terdapat prajurit Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian.

Selain Praka Farizal Romadhon yang gugur dalam insiden yang sama, beberapa prajurit TNI pada penugasan sebelumnya juga dilaporkan meninggal dunia dalam berbagai situasi, baik akibat kecelakaan maupun insiden saat bertugas di wilayah konflik Lebanon.

Kehadiran TNI dalam misi UNIFIL sendiri merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, meski tidak lepas dari risiko tinggi bagi personel yang diterjunkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |