Percobaan Pencurian Burung Kenari di Tempel Digagalkan Warga

7 hours ago 5

Percobaan Pencurian Burung Kenari di Tempel Digagalkan Warga Ilustrasi. - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Percobaan pencurian burung kenari di Tempel berhasil digagalkan pemilik rumah pada Kamis (12/2/2026) dini hari. Dalam insiden percobaan pencurian burung kenari tersebut, satu terduga pelaku berhasil diamankan warga setelah sempat berusaha melarikan diri.

Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, menjelaskan peristiwa percobaan pencurian burung kenari itu terjadi di wilayah Merdikorejo, Tempel, sekitar pukul 02.30 WIB. Aksi tersebut terungkap ketika penghuni rumah berinisial JW (26) yang berada di ruang tamu mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya.

"Merasa curiga, pelapor kemudian mengintip ke luar rumah dan melihat dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam," ungkap Salamun.

Tak lama kemudian, salah satu terduga pelaku turun dari sepeda motor dan bergerak ke bagian belakang rumah sisi utara. Pelaku tersebut diduga menurunkan sangkar berisi burung kenari berwarna kuning dari tempatnya.

"Mengetahui hal tersebut, pelapor [penghuni rumah] langsung berteriak sehingga kedua terduga pelaku berusaha melarikan diri ke arah selatan," tuturnya.

Teriakan korban memancing perhatian warga sekitar yang segera melakukan pengejaran. Dari upaya tersebut, warga berhasil mengamankan satu terduga pelaku berinisial MY, sementara satu lainnya melarikan diri.

"Saat diamankan, terduga pelaku sempat menyemprotkan spray gun ke arah pelapor dan salah satu saksi berinisial S," ujarnya.

Terduga pelaku yang tertangkap kemudian diserahkan ke Polsek Tempel guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Petugas juga membawa yang bersangkutan ke Puskesmas Tempel I untuk mendapatkan penanganan medis sebelum pemeriksaan lanjutan dilakukan.

"Dalam kejadian tersebut tidak terdapat kerugian materiil karena barang yang diduga hendak diambil berhasil diamankan kembali," terang Salamun.

Saat ini, kasus percobaan pencurian burung kenari di Tempel tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Tempel. Polisi mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain sekaligus mengusut motif di balik aksi tersebut.

"Polresta Sleman mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan lingkungan serta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian terdekat," tegasnya.

Percobaan pencurian burung kenari di Tempel ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan dini hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |