Pengesahan PSHT Sragen Dijaga Ketat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas

2 hours ago 3

Pengesahan PSHT Sragen Dijaga Ketat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas

Aparat Polri dan TNI mengamankan kegiatan para pesilat baru menjelang pengesahan pada momentum Sura di wilayah Kabupaten Sragen, Sabtu (13/6/2026)

Harianjogja.com, SRAGEN— Polres Sragen menyiapkan pengamanan besar-besaran dalam rangka pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berlangsung pada momentum Sura 2026. Sebanyak 800 personel diterjunkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa langkah pengamanan telah dirancang secara matang jauh sebelum agenda berlangsung. Pengesahan warga baru PSHT dijadwalkan digelar selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2026, dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai wilayah.

Menurut Dewiana, koordinasi lintas wilayah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Persiapan diawali melalui rapat koordinasi tingkat aglomerasi Soloraya yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah di Mapolresta Surakarta. Dalam forum tersebut, seluruh pimpinan perguruan silat turut dilibatkan untuk menyepakati komitmen bersama menjaga ketertiban.

“Seluruh pihak sepakat mengutamakan keamanan dan kepentingan masyarakat. Ini menjadi langkah penting agar kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Koordinasi tersebut kemudian diperkuat di tingkat Kabupaten Sragen bersama Forkopimda dan para pimpinan perguruan silat, khususnya dari PSHT. Dalam pertemuan lanjutan, dibahas secara detail terkait skema teknis pengamanan, termasuk peran pengamanan internal dari masing-masing organisasi.

Pengesahan tahun ini digelar di dua lokasi berbeda, yakni Padepokan Patihan, Kecamatan Sidoharjo, pada 19-20 Juni 2026, serta Padepokan Kroyo, Kecamatan Karangmalang, pada 21 Juni 2026. Lebih dari 1.000 peserta diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan yang tersebar di dua titik ini menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan. Berbeda dari tahun sebelumnya yang terpusat di satu lokasi, skema pengamanan kini harus lebih fleksibel dan terkoordinasi.

Selain pengerahan personel, Polres Sragen juga mengintensifkan pendekatan kepada masyarakat. Kapolres menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari Kapolsek hingga Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan sosialisasi di wilayah masing-masing.

Masyarakat pun diimbau untuk membatasi aktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari selama rangkaian pengesahan berlangsung. Wilayah yang menjadi perhatian utama meliputi Sragen Kota, Sidoharjo, dan Karangmalang.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, mengingat besarnya jumlah peserta dan mobilitas massa selama kegiatan berlangsung.

Dengan pengamanan berlapis dan dukungan dari berbagai pihak, Polres Sragen optimistis agenda tahunan ini dapat berjalan aman serta tetap menjaga kondusivitas wilayah.

Persiapan Pengesahan Pesilat Baru di Sragen

Waktu kegiatan: 19, 20, dan 21 Juni 2026 (malam hari menjadi waktu rawan)

Lokasi utama: Padepokan Sidoharjo dan Karangmalang

Kekuatan Polri: 800 personel

Larangan utama: knalpot brong, minuman keras, senjata tajam, dan tindakan anarkistis

Imbauan warga: mengurangi aktivitas di luar rumah pada malam hari

Sumber: Polres Sragen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : espos.id

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |