Nasib Baru Sananta Jadi Sorotan usai Dilepas DPMM

4 hours ago 3

Jumali

Jumali Kamis, 14 Mei 2026 10:47 WIB

Nasib Baru Sananta Jadi Sorotan usai Dilepas DPMM

Ramadhan Sananta./Instagram


Harianjogja.com, JOGJA— Striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, resmi dilepas oleh klub Brunei Darussalam, DPMM FC, setelah menjalani satu musim di Liga Malaysia. Kabar ini langsung memunculkan spekulasi soal masa depan penyerang berusia 23 tahun tersebut, termasuk kemungkinan kembali ke Liga 1 Indonesia.

Keputusan melepas Sananta diumumkan DPMM FC melalui pernyataan resmi klub pada Rabu (13/5/2026).

Selain Sananta, DPMM juga melepas dua pemain lain, yakni kiper asal Brasil Michel Americo dan pemain senior Najib Tarif.

Manajemen klub bahkan memberi sinyal masih akan ada pemain tambahan yang dilepas setelah musim berakhir.

Bagi penggemar Timnas Indonesia, kabar ini cukup mengejutkan mengingat Sananta sebelumnya diharapkan menjadi salah satu pemain Asia Tenggara yang bersinar di kompetisi Malaysia.

Namun, performanya musim ini belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi.

Sejak didatangkan dari Persis Solo, Sananta tampil dalam 27 pertandingan domestik bersama DPMM.

Dari jumlah tersebut, ia mencetak empat gol dan menyumbangkan dua assist.

Catatan itu dinilai belum cukup tajam untuk seorang penyerang utama yang diharapkan menjadi mesin gol klub.

Meski melepas Sananta, DPMM tetap memberikan apresiasi terhadap perkembangan pemain muda Indonesia tersebut.

Klub juga membuka peluang merekrut kembali Sananta pada masa mendatang apabila performanya berkembang lebih baik di klub baru.

Dalam pernyataannya, DPMM menyebut usia Sananta yang masih muda menjadi alasan mengapa potensinya dinilai belum habis.

Kini, rumor kepulangan Sananta ke Indonesia mulai menguat.

Klub yang paling sering dikaitkan dengan penyerang Timnas Indonesia itu adalah Persebaya Surabaya.

Spekulasi tersebut muncul karena Persebaya saat ini dilatih Bernardo Tavares, sosok yang pernah bekerja sama dengan Sananta di PSM Makassar.

Di bawah asuhan Tavares pada musim 2022/2023, Sananta tampil tajam dengan koleksi 11 gol dan dua assist.

Kerja sama yang sukses di PSM Makassar membuat banyak suporter menilai Sananta berpeluang menemukan kembali performa terbaiknya jika bereuni dengan Bernardo Tavares.

Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Persebaya maupun agen pemain terkait rumor transfer tersebut.

Sementara itu, dua pemain lain yang dilepas DPMM memiliki situasi berbeda.

Michel Americo kesulitan mendapat tempat utama karena kalah bersaing dengan Haimie Nyaring.

Kiper asal Brasil tersebut hanya tampil dua kali sepanjang musim.

Sedangkan Najib Tarif dilepas setelah lebih dari satu dekade membela DPMM.

Pemain berusia 38 tahun itu mendapat apresiasi khusus dari klub atas loyalitas dan kontribusinya sejak 2012.

Kini, perhatian publik sepak bola Indonesia tertuju pada langkah berikutnya Ramadhan Sananta.

Dengan usia yang masih muda dan pengalaman bersama Timnas Indonesia, peluang untuk bangkit dan kembali bersinar masih terbuka lebar bagi sang striker.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |