
Oli mesin. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Musim libur sekolah yang bertepatan dengan musim kemarau membuat banyak masyarakat melakukan perjalanan ke berbagai destinasi wisata. Di tengah suhu udara yang tinggi dan meningkatnya kepadatan lalu lintas, pemilik kendaraan diimbau memastikan kondisi oli mesin tetap optimal agar performa kendaraan tetap terjaga selama perjalanan.
Kondisi cuaca panas yang dipadukan dengan kemacetan membuat mesin bekerja lebih keras untuk mempertahankan temperatur operasional. Situasi tersebut meningkatkan beban oli mesin yang tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga berperan menjaga suhu mesin tetap stabil sehingga risiko overheat dapat ditekan.
Oli Berperan Menjaga Performa Mesin
Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengatakan penggunaan pelumas yang sesuai spesifikasi menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga performa kendaraan, terutama saat digunakan menempuh perjalanan jauh.
"Penggunaan pelumas sesuai spesifikasi membantu menjaga performa mesin tetap optimal, memperpanjang usia komponen, sekaligus menekan biaya perawatan kendaraan," katanya dalam keterangan resmi, Rabu.
Selain mengurangi gesekan antarkomponen mesin, oli juga membantu membawa panas dari bagian mesin menuju area yang dapat melepaskan panas. Di sisi lain, pelumas berfungsi membersihkan endapan kotoran menuju filter oli sekaligus melindungi komponen logam dari risiko korosi.
Cuaca Panas Mempercepat Penurunan Kualitas Oli
Perjalanan jauh, kemacetan, dan suhu lingkungan yang tinggi dapat membuat temperatur kerja mesin terus meningkat. Kondisi tersebut berpotensi mempercepat penurunan kualitas oli sehingga kemampuan pelumas dalam mengurangi gesekan dan membantu pelepasan panas ikut menurun.
Pada suhu tinggi, sebagian kandungan oli juga dapat mengalami penguapan secara bertahap. Akibatnya, volume oli menyusut seiring pemakaian sehingga efektivitasnya dalam melindungi mesin berkurang.
Apabila kualitas maupun volume oli tidak lagi sesuai standar, gesekan antarkomponen mesin akan meningkat. Dampaknya, komponen mesin lebih cepat mengalami keausan hingga berisiko menimbulkan kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.
Lakukan Pemeriksaan Sebelum Berangkat
Untuk mengurangi risiko gangguan teknis selama perjalanan, pemilik kendaraan disarankan memeriksa kondisi oli sebelum berangkat. Pemeriksaan meliputi memastikan volume oli masih berada pada batas yang direkomendasikan serta menggantinya apabila telah mencapai interval servis.
Selain pelumas, sistem pendingin kendaraan juga perlu mendapat perhatian. Cairan radiator, kipas pendingin, dan selang radiator harus dipastikan berfungsi dengan baik karena seluruh komponen tersebut bekerja menjaga temperatur mesin tetap berada pada kisaran ideal.
Bagi pengendara yang belum sempat melakukan servis sebelum berangkat, pemeriksaan kendaraan masih dapat dilakukan di bengkel resmi yang tersedia di berbagai daerah tujuan wisata.
Langkah preventif tersebut dinilai dapat membantu mengurangi risiko gangguan teknis di tengah perjalanan sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan selama menikmati libur sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































