Jumali Rabu, 08 Juli 2026 23:07 WIB

Timnas Inggris/Instagram:England
Harianjogja.com, JOGJA—Seluruh pemain Timnas Inggris memutuskan menyumbangkan seluruh match fee yang mereka terima selama mengikuti turnamen kepada berbagai lembaga amal. Keputusan tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial skuad The Three Lions untuk memberikan kontribusi di luar sepak bola.
Program donasi tersebut dikelola oleh England Footballers Foundation (EFF), sebuah yayasan yang dibentuk oleh sejumlah mantan pemain Timnas Inggris pada 2007. Organisasi itu selama bertahun-tahun menjadi wadah bagi pesepak bola Inggris untuk menyalurkan bantuan kepada berbagai kegiatan kemanusiaan.
Sejumlah nama besar tercatat sebagai pendiri EFF, di antaranya David Beckham, Steven Gerrard, Frank Lampard, John Terry, Gary Neville, Rio Ferdinand, dan Jamie Carragher.
Melalui program tersebut, dana yang berasal dari para pemain aktif Timnas Inggris akan disalurkan kepada sejumlah organisasi yang bergerak di berbagai bidang sosial dan kemanusiaan.
Mengutip SportBible, setiap pemain Timnas Inggris menerima match fee sekitar 2.000 pound sterling untuk setiap pertandingan yang dijalani. Seluruh honor tersebut kemudian diserahkan kepada EFF untuk didistribusikan kepada berbagai lembaga mitra.
Beberapa organisasi yang menjadi penerima manfaat antara lain UNICEF, Help for Heroes, dan The Bobby Moore Fund. Ketiga lembaga tersebut memiliki fokus yang berbeda, mulai dari perlindungan anak, dukungan bagi veteran militer, hingga pendanaan penelitian kanker.
Langkah ini bukanlah program baru bagi Timnas Inggris. Tradisi menyumbangkan honor pertandingan telah berlangsung selama bertahun-tahun melalui koordinasi England Footballers Foundation.
Berdasarkan data EFF, program tersebut telah berhasil menghimpun sekitar 15 juta pound sterling sejak pertama kali dijalankan. Jika dikonversi ke mata uang rupiah, jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp360 miliar.
Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan organisasi mitra. Penyaluran bantuan dilakukan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai sektor layanan.
Keputusan seluruh pemain Timnas Inggris untuk kembali menyumbangkan match fee menunjukkan bahwa peran pesepak bola tidak hanya terbatas pada kompetisi di lapangan. Melalui kegiatan filantropi, para pemain juga berupaya memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat.
Di tengah sorotan terhadap prestasi dan hasil pertandingan, langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial yang terus dipertahankan oleh skuad Inggris. Tradisi yang telah berjalan selama bertahun-tahun itu sekaligus memperlihatkan bagaimana sepak bola dapat menjadi sarana untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.
Dengan keterlibatan pemain lintas generasi, mulai dari para legenda hingga skuad aktif saat ini, program yang dikelola EFF terus menjadi salah satu inisiatif sosial terbesar yang melibatkan pesepak bola Inggris dalam mendukung berbagai lembaga amal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































