Messi Samai Klose, Kolom Instagram Ronaldo Langsung Ramai

4 hours ago 4

Jumali

Jumali Rabu, 17 Juni 2026 21:57 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Kapten Argentina itu mencetak hattrick saat membawa timnya mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas City, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.

Tiga gol yang dicetak Messi pada menit ke-17, 60, dan 76 bukan hanya mengantar Argentina meraih kemenangan perdana sebagai juara bertahan. Torehan tersebut juga membuat pemain berusia 38 tahun itu menyamai rekor 16 gol milik legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Pencapaian bersejarah itu langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Nama Messi menduduki daftar topik populer di berbagai platform, sementara rivalitas panjangnya dengan Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan.

Tak lama setelah pertandingan berakhir, akun Instagram Cristiano Ronaldo dibanjiri komentar dari para penggemar sepak bola. Banyak warganet yang menyinggung penampilan gemilang Messi dan membandingkannya dengan pencapaian sang megabintang Portugal.

Sebagian komentar bernada candaan, sementara lainnya berisi tantangan agar Ronaldo mampu memberikan respons serupa ketika Portugal menjalani laga pertamanya di Piala Dunia 2026.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa rivalitas Messi dan Ronaldo masih menjadi magnet besar meski keduanya kini telah memasuki fase akhir karier. Selama hampir dua dekade, keduanya terus dibandingkan dalam berbagai aspek, mulai dari jumlah trofi, penghargaan individu, hingga rekor-rekor di level internasional.

Bagi Messi, hattrick ke gawang Aljazair menambah panjang daftar pencapaiannya. Selain menyamai rekor Klose, ia juga mencatatkan hattrick pertamanya di Piala Dunia dan memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah turnamen tersebut.

Gol pembuka Messi tercipta melalui tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan Luca Zidane. Dua gol berikutnya lahir dari naluri tajamnya di depan gawang, termasuk penyelesaian khas yang menjadi ciri permainannya selama bertahun-tahun.

Sementara perhatian publik tertuju pada Messi, Cristiano Ronaldo masih memiliki peluang mencatatkan sejarahnya sendiri di Piala Dunia 2026.

Jika tampil bersama Portugal pada turnamen ini, Ronaldo berpeluang menjadi pemain pertama yang bermain dalam enam edisi Piala Dunia. Ia juga berkesempatan memperpanjang rekor sebagai satu-satunya pemain yang mencetak gol dalam lima edisi berbeda menjadi enam edisi.

Selain itu, jumlah penampilan dan menit bermain Ronaldo masih berpotensi bertambah apabila Portugal mampu melaju jauh di turnamen.

Persaingan dua ikon sepak bola modern tersebut tampaknya belum benar-benar berakhir. Setiap pencapaian baru yang diraih salah satu pemain hampir selalu memicu respons dari pendukung pemain lainnya.

Di tengah perdebatan yang terus berlangsung, satu hal yang sulit dibantah adalah fakta bahwa Messi dan Ronaldo telah mendefinisikan satu era sepak bola dunia. Kini, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi panggung terakhir keduanya untuk menambah koleksi rekor yang mungkin akan sulit disamai generasi berikutnya.

Bagi Argentina, kemenangan atas Aljazair menjadi modal penting untuk melangkah ke fase berikutnya. Sementara bagi Messi, malam bersejarah di Kansas City menjadi pengingat bahwa usia bukan penghalang untuk terus mencetak sejarah di panggung terbesar sepak bola dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |