Meski Degradasi, Semen Padang Disebut Bisa Jegal Persebaya

8 hours ago 4

Jumali

Jumali Jum'at, 15 Mei 2026 08:37 WIB

Meski Degradasi, Semen Padang Disebut Bisa Jegal Persebaya

Logo BRI Super League. - Ist

Harianjogja.com, JOGJA— Persebaya Surabaya menghadapi laga penting dalam perebutan posisi empat besar Super League 2025-2026 saat bertandang ke markas Semen Padang FC di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/5/2026). Meski lawan sudah dipastikan degradasi ke Liga 2 musim depan, pelatih Bernardo Tavares meminta skuad Bajul Ijo tidak kehilangan fokus sedikit pun.

Menurut Tavares, pertandingan melawan Semen Padang justru bisa menjadi laga berbahaya jika para pemain Persebaya menganggap lawan sudah kehilangan motivasi. Ia menilai tim tuan rumah masih memiliki kualitas dan semangat tinggi untuk menutup musim dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.

“Ya, tetapi agar kemungkinan itu bisa terjadi, kami harus melakukan tugas kami, dan tugas kami adalah mencoba untuk menang,” ujar Bernardo Tavares.

“Saya ulangi lagi apa yang saya katakan sebelumnya, ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah karena saya percaya tim lawan,” imbuhnya.

Pelatih asal Portugal tersebut mengaku telah mempelajari penampilan Semen Padang dalam dua laga kandang terakhir. Dari pengamatannya, Kabau Sirah memiliki kecenderungan bermain agresif sejak menit awal pertandingan.

“Mereka selalu mencetak gol sangat cepat. Dan saya percaya pemain-pemain Padang ingin menunjukkan bahwa mereka punya kualitas dan tentu mereka memiliki motivasi tinggi,” kata Tavares.

Peringatan itu menjadi perhatian penting bagi Persebaya yang sedang memburu posisi terbaik di klasemen akhir. Tekanan laga tandang dan atmosfer Stadion H. Agus Salim diperkirakan dapat menjadi faktor yang menyulitkan Bajul Ijo apabila kehilangan konsentrasi sejak awal pertandingan.

Tavares juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak terjebak rasa percaya diri berlebihan hanya karena status Semen Padang yang sudah terdegradasi. Menurutnya, pola pikir seperti itu justru dapat membuat fokus tim menurun di lapangan.

“Saya berharap para pemain saya tidak berpikir di lapangan bahwa ini akan menjadi pertandingan mudah. Jika kami menang, kami membuat sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini,” ujarnya.

“Tetapi jika mereka berpikir Semen Padang sudah ke Liga 2 lalu menganggap pertandingan akan mudah, maka kami sudah mulai berpikir dengan cara yang salah. Karena ketika kita merasa pertandingan akan mudah, fokus akan hilang,” sambungnya.

Selain membahas pertandingan, Bernardo Tavares juga memberikan apresiasi kepada atmosfer sepak bola di Padang. Ia menilai Semen Padang tetap memiliki dukungan suporter yang kuat dan pantas kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Karena saya pikir di sini kalian membutuhkan tim untuk mewakili Indonesia di posisi ini. Dan sebelumnya kalian juga sudah menciptakan atmosfer yang bagus ketika saya datang ke sini bersama PSM Makassar,” tuturnya.

Tavares berharap Stadion H. Agus Salim tetap dipenuhi penonton meski Semen Padang sudah dipastikan turun kasta. Menurutnya, atmosfer stadion penuh justru membuat pertandingan lebih hidup dan meningkatkan motivasi pemain di lapangan.

“Menciptakan suasana yang bagus karena saya pikir suporter perlu datang untuk mendukung para pemain, tim saya lebih suka bermain di stadion penuh daripada stadion kosong,” pungkasnya.

Laga ini diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi karena Persebaya membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang finis di papan atas, sementara Semen Padang berusaha menutup musim dengan hasil positif di depan suporternya sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |