Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas PBSI, Ini Alasannya

3 hours ago 2

Jumali

Jumali Jum'at, 15 Mei 2026 14:47 WIB

Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas PBSI, Ini Alasannya

Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung saat berlaga di babak 32 besar India Open 2025 di New Delhi, India, Selasa (14/1/2025)./Antara

Harianjogja.com, JOGJA— Kabar mengejutkan datang dari dunia bulu tangkis Indonesia setelah atlet tunggal putri nasional Gregoria Mariska Tunjung resmi mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI di Cipayung pada Jumat (15/5/2026).

Keputusan tersebut disampaikan langsung Gregoria kepada Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian serta kepala pelatih tunggal putri utama Pelatnas PBSI Imam Tohari.

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan telah menerima dan menghormati keputusan tersebut.

PBSI menegaskan bahwa Gregoria selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi prestasi bulu tangkis Indonesia di level internasional.

Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Gregoria selama berada di Pelatnas.

“Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia. Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” ujar Eng Hian.

Menurut rilis resmi PBSI, alasan utama pengunduran diri Gregoria adalah kondisi kesehatan yang belum pulih sepenuhnya.

Gregoria diketahui masih dalam masa pemulihan dari gangguan vertigo, yang berdampak pada keseimbangan dan performa atlet dalam olahraga yang membutuhkan refleks cepat seperti bulu tangkis.

PBSI juga menyebut bahwa hingga saat ini Gregoria belum merasa cukup percaya diri untuk kembali bertanding secara maksimal.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan Gregoria di Pelatnas setelah bertahun-tahun menjadi bagian dari tim nasional Indonesia.

Selama kariernya, Gregoria Mariska Tunjung telah mencatat sejumlah prestasi penting di kancah internasional.

Ia pernah meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, medali emas SEA Games 2019, serta berbagai gelar di turnamen bulu tangkis dunia lainnya.

PBSI menyebut Gregoria sebagai salah satu atlet yang memiliki dedikasi tinggi, semangat juang kuat, dan menjadi inspirasi bagi atlet muda Indonesia.

Kini, dengan pengunduran dirinya dari Pelatnas, fokus utama Gregoria adalah pemulihan kondisi kesehatan agar dapat kembali pulih secara optimal.

Keputusan ini sekaligus menjadi momen refleksi bagi dunia bulu tangkis Indonesia, terutama terkait pentingnya kesehatan atlet dalam karier profesional.

Bagi para penggemar bulu tangkis, khususnya pendukung Gregoria, kabar ini menjadi pukulan emosional mengingat kontribusi besar yang telah ia berikan untuk Merah Putih.

Meski demikian, PBSI berharap Gregoria tetap dapat kembali berkontribusi bagi bulu tangkis Indonesia di masa depan dalam kondisi yang lebih sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |