Liburan ke Luar Negeri Tetap Hemat, Ini Cara Menekan Biaya Makan

5 hours ago 5

Harianjogja.com, JOGJA—Menikmati kuliner lokal merupakan salah satu bagian paling menyenangkan saat berlibur ke luar negeri. Mencicipi makanan khas setempat tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi cara mengenal budaya dan kehidupan masyarakat di negara tujuan.

Namun di balik pengalaman tersebut, biaya makan sering kali menjadi salah satu pengeluaran terbesar selama perjalanan. Tanpa perencanaan yang matang, anggaran konsumsi dapat membengkak dan mengganggu keseluruhan rencana liburan.

Agar tetap bisa menikmati wisata kuliner tanpa membuat dompet menipis, ada sejumlah strategi sederhana yang dapat diterapkan selama berada di luar negeri.

1. Pilih Penginapan yang Memiliki Dapur

Salah satu cara paling efektif untuk menghemat biaya makan adalah memilih akomodasi yang dilengkapi fasilitas dapur atau kitchenette.

Fasilitas ini memungkinkan wisatawan menyiapkan sarapan, camilan, atau makan malam sederhana sendiri.

Cara tersebut sangat membantu terutama bagi pelancong yang menginap dalam waktu lama atau bepergian bersama keluarga.

Selain menghemat pengeluaran, berbelanja bahan makanan di supermarket lokal juga dapat menjadi pengalaman wisata yang menarik.

2. Berburu Street Food dan Kuliner Lokal

Tidak semua pengalaman kuliner terbaik harus dinikmati di restoran mahal.

Di banyak negara, makanan kaki lima justru menawarkan cita rasa autentik dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Wisatawan dapat mencoba berbagai jenis street food, pasar tradisional, atau warung lokal yang sering dikunjungi penduduk setempat.

Selain lebih hemat, pilihan ini juga memberikan kesempatan untuk merasakan makanan khas yang benar-benar dinikmati masyarakat lokal.

Untuk alasan keamanan, pilihlah penjual yang ramai pembeli dan memiliki tingkat perputaran makanan yang tinggi.

3. Manfaatkan Rekomendasi Warga Lokal

Banyak tempat makan terbaik justru tidak muncul dalam daftar destinasi wisata populer.

Karena itu, jangan ragu bertanya kepada warga setempat, staf hotel, atau pengemudi transportasi umum mengenai tempat makan favorit mereka.

Rekomendasi semacam ini sering mengantarkan wisatawan ke restoran tersembunyi dengan harga lebih ramah namun memiliki kualitas rasa yang sangat baik.

Sering kali tempat makan lokal menawarkan pengalaman yang lebih autentik dibanding restoran yang khusus menyasar turis.

4. Lakukan Riset Harga Sebelum Berangkat

Sebelum memulai perjalanan, luangkan waktu untuk mencari informasi mengenai harga makanan di negara tujuan.

Informasi tersebut dapat diperoleh melalui ulasan wisata, aplikasi perjalanan, maupun media sosial.

Dengan mengetahui kisaran harga makanan, wisatawan dapat menyusun anggaran yang lebih realistis dan menghindari pengeluaran di luar rencana.

Selain itu, hindari kebiasaan mencari makanan Indonesia setiap hari saat berada di luar negeri.

Di banyak negara, restoran Indonesia biasanya mematok harga lebih tinggi karena bahan baku dan bumbu tertentu harus diimpor.

5. Bawa Tumbler dan Camilan Ringan

Pengeluaran kecil yang sering tidak disadari berasal dari pembelian air minum kemasan dan camilan di lokasi wisata, stasiun, atau bandara.

Jika dilakukan berulang kali, total pengeluarannya bisa cukup besar.

Membawa botol minum isi ulang atau tumbler menjadi solusi sederhana untuk menghemat biaya selama perjalanan.

Di sejumlah negara maju, fasilitas air minum siap konsumsi tersedia secara gratis di berbagai ruang publik.

Selain itu, membawa camilan ringan dari tempat menginap dapat membantu mengurangi keinginan membeli makanan secara impulsif saat beraktivitas.

6. Hindari Makan di Area Wisata Utama

Restoran yang berada tepat di kawasan objek wisata biasanya menetapkan harga lebih tinggi dibandingkan lokasi yang sedikit lebih jauh.

Tidak jarang wisatawan membayar mahal hanya karena faktor lokasi, bukan karena kualitas makanan yang lebih baik.

Berjalan beberapa menit keluar dari pusat keramaian wisata sering kali cukup untuk menemukan restoran lokal dengan harga yang lebih bersahabat.

Selain lebih murah, suasana tempat makan seperti ini biasanya juga lebih mencerminkan kehidupan masyarakat setempat.

Menghemat biaya makan saat traveling bukan berarti harus mengurangi kualitas pengalaman liburan.

Dengan perencanaan yang tepat, wisatawan tetap dapat menikmati berbagai kuliner khas negara tujuan tanpa membuat anggaran perjalanan membengkak.

Kombinasi antara riset, pemilihan tempat makan yang cermat, serta kebiasaan sederhana seperti membawa tumbler dan memanfaatkan fasilitas dapur dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali. Dengan begitu, dana perjalanan bisa dialokasikan untuk pengalaman lain yang tidak kalah menarik selama liburan di luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |