Jumali Senin, 01 Juni 2026 14:17 WIB

Marco Bezzecchi/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan MotoGP 2026 semakin sengit setelah Marco Bezzecchi kembali menunjukkan dominasinya dengan menjuarai MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026). Kemenangan di kandang sendiri itu menjadi kemenangan keempat pembalap Aprilia Racing sepanjang musim ini sekaligus memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara.
Namun, di balik hasil gemilang tersebut, Bezzecchi mengaku harus menghadapi tekanan mental yang tidak ringan. Sebagai pembalap tuan rumah sekaligus pemimpin klasemen, ia menjadi pusat perhatian ribuan penggemar yang memadati tribun Mugello sepanjang akhir pekan balapan.
Bezzecchi mengungkapkan tekanan sudah mulai dirasakannya sejak Kamis sebelum balapan berlangsung. Ekspektasi tinggi dari publik Italia membuatnya dituntut untuk tampil sempurna di hadapan pendukung sendiri.
“Untuk pertama kalinya saya benar-benar merasakan tekanan yang sangat besar. Tetapi pada saat yang sama, dukungan dari begitu banyak orang juga memberi saya energi tambahan. Saya bekerja keras untuk mencapai hasil ini dan rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar Bezzecchi seperti dikutip dari Crash, Senin (1/6/2026).
Kemenangan tersebut diraih dengan performa impresif. Bezzecchi menyentuh garis finis dengan catatan waktu 40 menit 57,347 detik, unggul 3,559 detik atas rekan setimnya, Jorge Martin, yang finis di posisi kedua.
Hasil itu semakin mengukuhkan dominasi Aprilia pada musim ini. Selain mengamankan kemenangan, tim pabrikan asal Noale juga berhasil menempatkan dua pembalapnya di posisi terdepan.
Tambahan poin penuh membuat Bezzecchi semakin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 173 poin. Ia kini unggul 17 poin atas Jorge Martin yang mengumpulkan 156 poin di posisi kedua. Sementara Fabio Di Giannantonio berada di urutan ketiga dengan raihan 134 poin.
Meski mampu mengendalikan jalannya balapan, Bezzecchi mengaku dua lap terakhir menjadi momen paling sulit. Gemuruh suara puluhan ribu penonton yang terus memberikan dukungan membuatnya harus bekerja ekstra menjaga fokus hingga garis finis.
Menurutnya, suasana tersebut menciptakan campuran emosi antara kebanggaan dan tekanan. Namun begitu balapan berakhir, seluruh beban yang dirasakan selama beberapa hari terakhir langsung berubah menjadi rasa lega dan kebahagiaan.
Kemenangan di Mugello bukan hanya penting dari sisi perolehan poin, tetapi juga menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi Bezzecchi dan Aprilia dalam menghadapi paruh berikutnya musim ini.
MotoGP 2026 selanjutnya akan berlanjut ke Hungaria. Para pembalap dijadwalkan kembali bertarung pada seri kedelapan yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park pada 5-7 Juni 2026.
Dengan performa yang semakin konsisten dan keunggulan di klasemen yang terus bertambah, Bezzecchi kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































