Jumali Selasa, 12 Mei 2026 11:37 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Banyak pengguna mobil listrik mengeluhkan baterai cepat berkurang saat melewati jalan menanjak, terutama ketika berkendara di daerah berbukit atau perjalanan luar kota. Kondisi ini umum terjadi karena motor listrik membutuhkan tenaga lebih besar untuk melawan gravitasi saat melintasi tanjakan.
Mobil listrik dengan kapasitas baterai kecil biasanya lebih terasa mengalami penurunan daya ketika menghadapi tanjakan panjang. Namun, kondisi tersebut sebenarnya bisa diminimalkan dengan pola berkendara yang lebih efisien dan pengaturan kendaraan yang tepat.
Saat mobil melewati tanjakan, motor listrik bekerja lebih keras untuk menjaga kendaraan tetap melaju stabil. Semakin curam medan yang dilalui, semakin besar energi yang diambil dari baterai.
Selain kondisi jalan, beberapa faktor lain juga memengaruhi konsumsi daya, seperti jumlah penumpang, muatan barang, penggunaan pendingin kabin, hingga gaya berkendara pengemudi.
Meski begitu, mobil listrik memiliki keunggulan berupa teknologi regenerative braking yang memungkinkan sebagian energi dipulihkan kembali saat kendaraan melewati jalan turunan.
Berikut delapan cara yang bisa dilakukan agar baterai mobil listrik tetap hemat meski sering melewati tanjakan:
1. Gunakan Eco Mode
Sebagian besar mobil listrik modern telah dilengkapi eco mode untuk membantu efisiensi energi. Mode ini membuat respons akselerasi lebih halus sehingga konsumsi daya menjadi lebih terkendali saat menanjak.
Mengutip Qmerit, perubahan elevasi dapat memengaruhi penggunaan energi kendaraan listrik secara signifikan sehingga pengaturan berkendara yang efisien sangat dianjurkan.
2. Hindari Akselerasi Mendadak
Menekan pedal akselerator terlalu dalam saat menanjak justru membuat baterai lebih cepat terkuras. Mobil listrik memiliki torsi instan yang besar sehingga pengemudi disarankan menjaga injakan pedal tetap halus dan stabil.
3. Jaga Kecepatan Tetap Stabil
Perubahan kecepatan secara tiba-tiba membuat distribusi tenaga menjadi kurang efisien. Saat melewati tanjakan panjang, usahakan mempertahankan kecepatan konstan agar penggunaan daya tidak melonjak drastis.
4. Maksimalkan Regenerative Braking
Fitur regenerative braking membantu mengubah energi saat deselerasi menjadi daya listrik tambahan untuk baterai.
Mengutip InsideEVs, kendaraan listrik memang mengonsumsi energi lebih besar saat menanjak, tetapi sebagian energi tersebut dapat dipulihkan kembali ketika kendaraan melewati turunan.
5. Periksa Tekanan Ban Secara Berkala
Tekanan ban yang kurang optimal meningkatkan hambatan gulir sehingga motor listrik bekerja lebih berat. Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan untuk menjaga efisiensi energi kendaraan.
6. Kurangi Beban Berlebih
Muatan yang terlalu berat membuat kebutuhan tenaga meningkat, terutama saat melewati tanjakan. Hindari membawa barang yang tidak diperlukan ketika melakukan perjalanan jauh.
7. Gunakan AC Secukupnya
Penggunaan pendingin kabin juga mengambil daya dari baterai kendaraan. Saat melintasi tanjakan panjang, penggunaan AC berlebihan dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai.
8. Rencanakan Rute dan SPKLU
Sebelum bepergian ke daerah berbukit, pengemudi sebaiknya mengetahui lokasi SPKLU dan memilih jalur dengan tanjakan lebih landai jika tersedia alternatif rute.
Dengan perencanaan perjalanan yang matang, risiko kehabisan daya di tengah perjalanan bisa diminimalkan.
Pada dasarnya, konsumsi baterai mobil listrik memang akan meningkat ketika melewati tanjakan. Namun, efisiensi kendaraan tetap dapat dijaga melalui gaya berkendara yang tepat, pengaturan kendaraan yang efisien, dan perencanaan perjalanan yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































