Bukan Sekadar Glowing, Ini Tren Kecantikan Regeneratif yang Lagi Naik

3 hours ago 3

Bukan Sekadar Glowing, Ini Tren Kecantikan Regeneratif yang Lagi Naik

Perawatan wajah - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA — Tren regenerative beauty atau kecantikan regeneratif kini mulai mencuri perhatian di Indonesia. Berbeda dari perawatan instan yang hanya fokus pada tampilan luar, pendekatan ini menekankan kesehatan kulit dari dalam—hingga ke level sel. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap healthy aging, metode ini diprediksi menjadi standar baru dalam dunia estetika modern.

Praktisi biohacking dari Nurtura, Dr. Yusri Dinuth, menjelaskan bahwa konsep kecantikan regeneratif berfokus pada penguatan fungsi biologis kulit. Tujuannya bukan sekadar membuat kulit tampak glowing, tetapi juga lebih kuat, sehat, dan tahan terhadap penuaan.

“Dunia estetika kini bergerak menuju kecantikan regeneratif. Kulit yang sehat tidak cukup hanya terlihat cerah di permukaan, tetapi harus memiliki kualitas biologis yang optimal,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Bukan Sekadar Anti-Aging Biasa

Selama ini, perawatan anti-aging konvensional cenderung menitikberatkan pada hasil cepat—seperti mengurangi kerutan atau mencerahkan kulit dalam waktu singkat. Namun, metode tersebut sering kali tidak menyentuh akar masalah di tingkat sel.

Sebaliknya, regenerative beauty bekerja lebih dalam dengan merangsang regenerasi alami kulit. Pendekatan ini diyakini mampu memberikan hasil yang lebih tahan lama karena memperbaiki struktur dan fungsi kulit dari dalam.

Teknologi Canggih: Eksosom hingga NAD+

Dalam praktiknya, metode kecantikan regeneratif memanfaatkan berbagai teknologi mutakhir. Salah satunya adalah protokol berbasis optimasi seluler yang menggabungkan terapi eksosom, peptida, hingga NAD+.

Melalui inovasi yang diperkenalkan Nurtura, metode Skin Biohacking Protocol menjadi salah satu pendekatan yang mulai diperkenalkan di Indonesia. Protokol ini mencakup beberapa tahapan, seperti:

  • Exosome therapy untuk mempercepat regenerasi sel
  • Peptide skin booster untuk memperbaiki struktur kulit
  • Infus NAD+ untuk meningkatkan energi sel
  • Terapi cahaya dan hidrasi enzimatik untuk mendukung peremajaan kulit

Pendekatan ini diklaim mampu bekerja langsung pada level biologis, bukan hanya lapisan permukaan kulit.

Tren Healthy Aging Makin Diminati

Salah satu pendiri Nurtura, dr. Hilwa Saleh Alwaini, menyebut bahwa kecantikan berbasis sel menjadi bagian dari konsep healthy aging. Artinya, perawatan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kualitas kulit dalam jangka panjang.

“Selama ini banyak orang mengejar hasil instan. Padahal, ketika kulit dirawat dari level sel, hasilnya lebih berkelanjutan dan tidak mudah hilang,” jelasnya.

Dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya edukasi masyarakat, regenerative beauty diperkirakan akan menjadi tren dominan dalam beberapa tahun ke depan. Konsumen kini mulai beralih dari solusi cepat menuju perawatan yang lebih ilmiah, personal, dan berkelanjutan.

Pendekatan ini tidak hanya menjanjikan kulit yang lebih sehat, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup baru yang menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama kecantikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |