
Presiden Amerika Serikat Donald Trump./REUTERS
Harianjogja.com, JAKARTA— Media pemerintah Iran dilaporkan mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah terungkap adanya operasi rahasia untuk memindahkannya dari pesawat kepresidenan ke pesawat pemerintah yang lebih kecil saat meninggalkan Turki pada bulan lalu.
Dilansir dari Hindustan Times, Iran menyebut pergantian pesawat tersebut sebagai bukti bahwa Washington menganggap serius ancaman terhadap keselamatan Trump. Ancaman itu termasuk potensi serangan yang berkaitan dengan kemampuan militer Iran.
Seorang presenter televisi pemerintah Iran bahkan mengaitkan langkah keamanan tersebut dengan kekhawatiran AS terhadap kekuatan militer Teheran.
“Sekali lagi, Trump, dengan skandal barunya, telah menjadi topik utama di media AS akhir-akhir ini. Skandal yang berakar dari ketakutan akan kekuatan militer Iran, kekuatan yang menyebabkan Trump, bulan lalu, saat kembali dari Turki, diam-diam mengganti pesawatnya,” kata presenter tersebut.
Presenter itu juga menggambarkan insiden tersebut sebagai sesuatu yang menjadi “penghinaan” bagi Presiden AS.
Trump Dipindahkan dari Air Force One
Operasi pemindahan Trump dilaporkan berlangsung pada hari terakhir kunjungannya ke Ankara untuk menghadiri KTT NATO pada 8 Juli 2026.
Menurut laporan Reuters, operasi tersebut dilakukan setelah muncul ancaman bahwa pesawat kepresidenan AS dapat menjadi sasaran rudal yang diluncurkan dari bahu. Seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan ancaman itu dinilai serius oleh Secret Service.
Kondisi tersebut mendorong petugas keamanan menjalankan operasi khusus untuk memindahkan Trump dari pesawat kepresidenan menuju pesawat pemerintah yang lebih kecil dan tidak terlalu mencolok.
Sebelumnya, Trump tiba di Turki menggunakan pesawat Air Force One baru yang merupakan hadiah dari Qatar. Namun, saat meninggalkan negara tersebut, Trump tidak langsung menggunakan pesawat kepresidenan itu untuk kembali ke AS.
Secret Service disebut memindahkan Trump bersama sejumlah kecil ajudannya ke pesawat C-32A. Pesawat tersebut berukuran lebih kecil dibandingkan pesawat kepresidenan.
Pemindahan itu dilakukan untuk menyamarkan pergerakan Trump sekaligus mengurangi risiko terhadap keselamatannya.
Berpindah Menggunakan Truk Katering
Cara pemindahan Trump dari pesawat kepresidenan ke C-32A juga menjadi bagian yang menarik perhatian. Trump dan sejumlah kecil ajudannya dilaporkan menggunakan truk katering untuk berpindah dari pesawat kepresidenan berwarna biru-putih menuju C-32A.
Cara tersebut memungkinkan pergerakan Trump dilakukan tanpa menarik perhatian.
Setelah itu, Air Force One berangkat secara terpisah dengan membawa pejabat senior pemerintahan, staf Gedung Putih, serta anggota korps pers yang ikut dalam perjalanan.
Informasi mengenai operasi tersebut diketahui berdasarkan keterangan sumber yang mendapat pengarahan mengenai operasi keamanan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online









































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)