Hore! UPT Malioboro Tambah Toilet Portabel Saat Musim Liburan

4 hours ago 3

Hore! UPT Malioboro Tambah Toilet Portabel Saat Musim Liburan

Ilustrasi toilet di Malioboro/freepik-Harian Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan Malioboro selama musim liburan mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah fasilitas toilet portabel guna mengatasi kebutuhan mendesak, khususnya pada malam hingga dini hari.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Jogja, Fitria Dyah Anggraeni, mengungkapkan bahwa ketersediaan toilet menjadi salah satu keluhan utama wisatawan. Masalah ini semakin terasa saat malam hari, ketika sebagian besar toko di Malioboro sudah tutup, sementara aktivitas wisata justru masih ramai.

“Wisatawan masih beraktivitas hingga larut malam, tetapi akses toilet menjadi terbatas. Ini yang kami antisipasi,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Toilet Portabel Disiagakan di Titik Strategis

Sebagai solusi jangka pendek, UPT menyiagakan empat unit toilet portabel yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di sepanjang kawasan Malioboro. Fasilitas ini mulai diuji coba sejak 7 Juni 2026 dan difokuskan untuk melayani kebutuhan wisatawan setelah pukul 22.00 WIB.

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesulitan wisatawan dalam menemukan fasilitas sanitasi yang layak, terutama saat malam hari ketika alternatif lain terbatas.

Toilet Permanen Masih Terkendala

Fitria menjelaskan, pembangunan toilet permanen di kawasan Malioboro bukan perkara mudah. Selain keterbatasan lahan, kawasan ini merupakan bagian dari sumbu filosofi yang memiliki aturan ketat dalam pelestarian budaya.

Area yang memungkinkan untuk pengembangan fasilitas sebenarnya berada di bagian “sirip jalan”. Namun, pemanfaatannya masih terus dikaji agar tidak melanggar aturan tata ruang dan nilai historis kawasan.

“Kami harus sangat hati-hati. Semua pembangunan harus selaras dengan prinsip pelestarian kawasan cagar budaya,” jelasnya.

Optimalisasi Fasilitas yang Ada

Pada jam operasional normal, wisatawan masih dapat memanfaatkan toilet yang tersedia di pusat perbelanjaan, area sirip jalan, serta sejumlah toko besar di sepanjang Malioboro yang menyediakan layanan toilet berbayar.

Namun, tingginya jumlah wisatawan saat musim liburan membuat kapasitas tersebut kerap tidak mencukupi, sehingga diperlukan solusi tambahan seperti toilet portabel.

Perhatian pada Kebersihan Kawasan

Selain menambah fasilitas toilet, pengelola kawasan juga meningkatkan upaya kebersihan. Salah satunya dengan membersihkan cekungan jalan yang kerap digunakan sebagai tempat parkir andong wisata.

Petugas rutin menyemprotkan cairan pembersih khusus untuk menghilangkan bau tidak sedap. Bahkan, aroma terapi juga dipasang di beberapa titik guna menjaga kenyamanan pengunjung.

Langkah ini dilakukan agar pengalaman wisata di Malioboro tetap menyenangkan, bersih, dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap kebutuhan dasar wisatawan tetap terpenuhi tanpa mengorbankan nilai budaya kawasan. Evaluasi terhadap penambahan fasilitas toilet juga akan terus dilakukan untuk menyesuaikan dengan tren kunjungan wisata ke Malioboro yang terus meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |