Newswire Sabtu, 15 Agustus 2026 06:47 WIB

Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, MATARAM— Gempa bumi tektonik berkekuatan 7 magnitudo mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) subuh. Getaran gempa tersebut terasa hingga Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan membuat sejumlah warga keluar rumah.
Warga yang baru selesai menunaikan ibadah maupun sedang membersihkan rumah berhamburan ke tengah jalan di kompleks Perumahan Puri Anggrek, Kota Mataram, NTB. Gempa terjadi saat pagi hari ketika sebagian warga tengah bersiap menjalankan aktivitas.
"Gempa itu bikin kaget karena terjadi saat jam sibuk menyiapkan anak ke sekolah," kata salah seorang warga bernama Veronika saat ditemui di Mataram, NTB, Sabtu.
Gempa Terasa Seperti Ayunan
Veronika mengatakan getaran gempa terasa seperti ayunan dan berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut bahkan membuat kepalanya terasa pusing seperti setelah melakukan penerbangan menggunakan pesawat.
Pengalaman serupa dirasakan warga Lombok lainnya, Adam. Ia mengatakan gempa terasa ketika dirinya sedang tidur.
"Tadi saat lagi tidur tiba-tiba semua benda di kamar bergoyang, ternyata itu gempa bumi. Semoga tidak terjadi hal buruk di daerah pusat gempa," ucap Adam, salah seorang warga Lombok lainnya.
Getaran gempa yang dirasakan hingga Lombok tersebut terjadi beberapa saat setelah gempa utama mengguncang wilayah NTT pada pagi hari.
Pusat Gempa di Utara Mbay
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi terjadi pada pukul 05:58 WITA.
Pusat gempa berada di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. Titik koordinat gempa tercatat pada 8,33 derajat lintang selatan dan 121,32 derajat bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa tersebut kemudian dirasakan masyarakat hingga Pulau Lombok di NTB. Sejumlah warga memilih keluar dari bangunan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak gempa.
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Tsunami
BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami setelah gempa berkekuatan 7 magnitudo tersebut terjadi.
Gelombang tsunami terdeteksi di sejumlah wilayah. Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing tercatat setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter.
Sementara itu, di Dompu, NTT, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,17 meter.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan gempa. Masyarakat juga diminta memperhatikan informasi mengenai potensi gempa susulan.
Imbauan tersebut penting agar masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi setelah gempa terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online









































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)