
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— DPRD Bantul akan mengawal pelaksanaan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Bantul yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Salah satu target yang menjadi perhatian adalah perbaikan jalan sepanjang 600 kilometer hingga 2030.
Anggota DPRD Bantul, Jumakir mengatakan lembaga legislatif akan memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap program unggulan kepala daerah. Pengawasan tersebut dinilai penting terutama ketika anggaran untuk sektor infrastruktur menunjukkan tren penurunan.
"Kami ingin lebih memaksimalkan ataupun mendukung program visi-misi Bupati ataupun program unggulan yang sudah ada di RPJMD," kata Jumakir, Selasa (8/9/2026).
DPRD Minta Progres Perbaikan Jalan
Jumakir mengatakan DPRD Bantul akan menanyakan progres realisasi target perbaikan jalan sepanjang 600 kilometer kepada Pemkab Bantul. Target tersebut merupakan bagian dari visi-misi Bupati dan telah masuk dalam RPJMD.
Menurutnya, DPRD perlu mengetahui sejauh mana realisasi program tersebut sejak 2024 hingga 2026. Hal itu menjadi perhatian karena masih banyak ruas jalan kabupaten yang membutuhkan pemeliharaan maupun perbaikan.
"Ke depan di APBD Perubahan kami juga akan menanyakan sejauh mana dukungan pemerintah untuk menyelesaikan visi-misi yang 600 kilometer jalan itu," ujarnya.
DPRD ingin melihat perkembangan capaian program dari tahun ke tahun. Dengan demikian, target yang telah ditetapkan dalam RPJMD dapat terus dipantau dan tidak berhenti sebatas perencanaan.
Anggaran PU Jadi Tantangan
Jumakir menilai persoalan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam mengejar target pembangunan jalan. Pasalnya, anggaran untuk sektor pekerjaan umum (PU) cenderung mengalami penurunan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk memenuhi target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
"Karena saat ini dengan anggaran-anggaran APBD yang turun, tren PU ini mau tidak mau turun. Padahal di situ juga ada program Bupati yang harus terselesaikan," katanya.
Karena itu, menurut Jumakir, program yang telah masuk dalam RPJMD tetap harus dikejar secara maksimal. DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan untuk melihat capaian pembangunan sekaligus memastikan program unggulan kepala daerah tetap berjalan.
Pengawasan tersebut juga akan menjadi bagian dari pembahasan dan evaluasi terhadap dukungan pemerintah dalam merealisasikan berbagai program yang telah ditetapkan.
Seragam Sekolah hingga Sampah Ikut Dievaluasi
Selain pembangunan dan perbaikan jalan, DPRD Bantul juga akan mengevaluasi sejumlah program serta persoalan lain yang menjadi perhatian masyarakat.
Salah satunya berkaitan dengan pelaksanaan pembagian seragam sekolah. DPRD akan melihat sejauh mana pelaksanaan program tersebut berjalan.
"Ataupun mungkin juga terkait kemarin pelaksanaan pembagian seragam untuk sekolah. Ini juga nanti sejauh mana," katanya.
Persoalan sampah juga menjadi perhatian DPRD Bantul. Selain itu, ketenteraman serta ketertiban umum (trantibum) termasuk agenda yang akan ditekankan dalam pelaksanaan fungsi pengawasan.
"Permasalahan sampah, terkait dengan trantibum juga. Nah, ini yang mungkin akan kami lebih tekankan ke depan," ucapnya.
Menurut Jumakir, berbagai program dan persoalan tersebut perlu terus dievaluasi agar pelaksanaannya benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Dengan pengawasan terhadap target perbaikan 600 kilometer jalan serta evaluasi sejumlah program lainnya, DPRD Bantul akan melihat sejauh mana visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati yang telah masuk dalam RPJMD dapat direalisasikan di tengah keterbatasan anggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































