Desa Sejahtera Astra Bugisan Sukses Kembangkan Budaya dan Wisata

11 hours ago 6

Desa Sejahtera Astra Bugisan Sukses Kembangkan Budaya dan Wisata

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Veronica Tan (kedua kiri), Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti (kedua kanan) serta Penggerak Desa Sejahtera Astra Bugisan Rudi Riono (tengah) dalam simbolisasi komitmen pengembangan kebun pangan di Desa Sejahtera Astra Bugisan, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (12/8).

KLATEN — Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Veronica Tan mengunjungi desa yang berada di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tersebut untuk melihat langsung pengembangan desa wisata berbasis living culture yang mengangkat kehidupan, budaya, dan potensi lokal masyarakat.

Desa Sejahtera Astra Bugisan merupakan desa binaan PT Astra International Tbk (“Astra”) melalui Program Desa Sejahtera Astra. Dalam kunjungannya pada Rabu (12/8), Wakil Menteri PPPA Veronica Tan bersama Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti, didampingi Penggerak Desa Sejahtera Astra Bugisan Rudi Riono, mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Paseban Candi Kembar, Desa Sejahtera Astra Bugisan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan melalui kesenian Gejog Lesung, dilanjutkan dengan pengenalan berbagai produk UMKM yang dikelola perempuan setempat serta sejumlah aktivitas budaya yang mencerminkan konsep living culture di Desa Sejahtera Astra Bugisan.

Wakil Menteri PPPA Veronica Tan juga berkesempatan melihat dan mengikuti secara langsung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari proses pembuatan emping dan menikmati jamu tradisional hingga melukis topeng dan membuat produk ecoprint. Kunjungan tersebut juga mencakup peninjauan potensi ketahanan pangan desa melalui demplot yang terdiri atas area persawahan, budidaya itik petelur dan lele, serta pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF).

Desa Sejahtera Astra Bugisan merupakan desa wisata berbasis budaya yang berlokasi tepat di sebelah selatan Candi Plaosan. Desa ini mengembangkan konsep community-based tourism dengan mengangkat potensi budaya, kerajinan lokal, seni tradisional, serta wisata edukasi sebagai daya tarik utama.

Melalui pendampingan Program Desa Sejahtera Astra sejak 2022, Astra memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas desa wisata, pengembangan UMKM, serta pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Pendampingan tersebut telah memberikan manfaat kepada 3.154 masyarakat, termasuk melibatkan lebih dari 200 perempuan di Desa Sejahtera Astra Bugisan.

Pendapatan Wisata Meningkat 56,3%

Desa Sejahtera Astra Bugisan juga mengintegrasikan potensi pariwisata dengan ketahanan pangan masyarakat melalui demplot yang mencakup sawah, itik petelur, lele, dan maggot BSF. Pemanfaatan berbagai potensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sejak mendapatkan pendampingan Astra pada 2022, pendapatan wisata di Desa Sejahtera Astra Bugisan meningkat sebesar 56,3%, dari Rp491 juta menjadi Rp767 juta. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan potensi budaya dan wisata berbasis masyarakat dapat berjalan beriringan dengan penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat desa.

“Melalui Program Desa Sejahtera Astra, Astra terus berupaya mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki agar dapat memberikan nilai tambah dan manfaat yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian desa serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat. Upaya ini sejalan dengan komitmen Astra untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan dilakukan secara komprehensif. Di bidang kesehatan, program mencakup optimalisasi layanan Posyandu serta edukasi gizi bagi ibu dan anak. Di bidang pendidikan, program meliputi edukasi aksara Jawa dan nilai budaya lokal serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata desa.

Di bidang lingkungan, pengembangan dilakukan melalui pengelolaan sampah terpadu, budidaya maggot, lele, dan bebek, serta penanaman pohon budaya Dluwang. Sementara itu, di bidang kewirausahaan, program mencakup pengembangan UMKM, penguatan branding produk lokal, digitalisasi pemasaran, serta pengembangan paket wisata berbasis pengalaman melalui konsep living culture.

Konsistensi Desa Sejahtera Astra Bugisan dalam mengembangkan potensi desa dan memberdayakan masyarakat juga mendapatkan berbagai apresiasi. Desa ini masuk dalam 50 Desa Wisata Terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, meraih Juara 2 Tingkat Nasional Kampanye Sadar Wisata (KSW) Kementerian Pariwisata 2023, serta mendapatkan penghargaan sebagai Desa Wisata dengan Pemberdayaan Masyarakat Terbaik.

Semangat Astra untuk terus mengembangkan desa melalui kolaborasi dengan masyarakat, seperti yang dilakukan di Desa Sejahtera Astra Bugisan, sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |