Bukan Karena Kaya, Ini Kebiasaan yang Bikin Finlandia Bahagia

3 hours ago 3

Jumali

Jumali Selasa, 07 Juli 2026 23:07 WIB

Bukan Karena Kaya, Ini Kebiasaan yang Bikin Finlandia Bahagia

Bahagia - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Finlandia kembali menempati posisi teratas sebagai negara paling bahagia di dunia dalam World Happiness Report 2026. Pencapaian itu menjadi yang kesembilan kalinya secara berturut-turut bagi negara Nordik tersebut, sebuah capaian yang menarik perhatian banyak pihak mengingat kondisi geografisnya yang memiliki musim dingin panjang dan minim sinar matahari.

Di balik posisi puncak tersebut, berbagai pengalaman warga Finlandia menunjukkan bahwa kebahagiaan mereka tidak selalu berkaitan dengan kekayaan atau pencapaian besar. Sebaliknya, banyak warga mengaku merasa cukup dengan apa yang dimiliki dan tidak terlalu terbebani oleh tuntutan untuk selalu menjadi yang terbaik.

Dalam laporan perjalanan yang ditulis Olivia Sprinkel untuk The Guardian, sejumlah warga Finlandia memberikan jawaban serupa ketika ditanya mengenai alasan mereka merasa bahagia.

Mereka menyebut salah satu kuncinya adalah memiliki ekspektasi yang tidak berlebihan terhadap kehidupan. Cara pandang tersebut membuat mereka lebih mudah menerima keadaan dan tidak terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain.

Pendekatan itu berbeda dengan budaya yang berkembang di banyak negara, ketika keberhasilan sering diukur melalui pencapaian materi, jabatan, atau target-target tertentu yang harus diraih dalam waktu singkat.

Selain itu, hubungan masyarakat Finlandia dengan alam juga menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak warga menghabiskan waktu di luar ruangan, mulai dari berjalan di hutan, menikmati danau, hingga memetik buah beri liar saat musimnya tiba. Aktivitas tersebut bukan sekadar rekreasi, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Finlandia juga memiliki konsep yang dikenal sebagai Jokamiehenoikeudet atau Everyman's Right. Prinsip tersebut memberikan hak kepada masyarakat untuk menikmati alam secara bertanggung jawab, termasuk berjalan melintasi kawasan hutan dan mengumpulkan hasil alam tertentu tanpa merusak lingkungan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa interaksi dengan alam dapat membantu menurunkan tingkat stres serta meningkatkan kesehatan mental. Kondisi itu dinilai turut berkontribusi terhadap tingkat kepuasan hidup masyarakat Finlandia.

Kebiasaan lain yang menonjol adalah cara masyarakat memandang waktu dan aktivitas sehari-hari.

Alih-alih terus mengejar pengalaman baru, banyak warga Finlandia lebih memilih membangun kedekatan dengan lingkungan yang sudah mereka kenal. Mereka tidak merasa harus selalu bepergian ke tempat baru atau mencatat sebanyak mungkin pencapaian dalam hidup.

Bagi sebagian masyarakat Finlandia, mengenal suatu tempat secara mendalam dan menikmatinya berulang kali justru memberikan rasa nyaman yang lebih besar dibandingkan sekadar mencari pengalaman baru secara terus-menerus.

Tradisi sauna juga menjadi bagian penting dari kehidupan sosial di Finlandia.

Sauna tidak hanya berfungsi sebagai tempat menghangatkan tubuh saat suhu udara menurun drastis. Di negara tersebut, sauna menjadi ruang berkumpul bersama keluarga maupun teman, tempat orang berbincang tanpa tekanan dan menikmati waktu bersama.

Banyak warga menganggap momen sederhana seperti itu memiliki nilai yang sama pentingnya dengan berbagai pencapaian besar dalam hidup.

Pengamatan Olivia Sprinkel menunjukkan bahwa kebahagiaan masyarakat Finlandia sering kali lahir dari aktivitas yang terlihat biasa, seperti menikmati secangkir kopi, berjalan santai di alam terbuka, menghabiskan waktu di pondok musim panas, atau berenang di danau.

Kebiasaan tersebut menggambarkan bahwa bagi banyak warga Finlandia, kebahagiaan tidak selalu berasal dari sesuatu yang luar biasa. Rasa cukup, hubungan sosial yang dekat, serta kesempatan menikmati waktu secara perlahan menjadi bagian yang membuat negara itu terus bertahan di posisi teratas daftar negara paling bahagia di dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |