Bank Tutup Cabang Dekat MK Kala Putusan Pemakzulan Yoon Suk Yeol

1 day ago 5

CNN Indonesia

Kamis, 03 Apr 2025 16:05 WIB

Beberapa bank menutup cabang dekat MK Korea saat sidang putusan pemakzulan Yoon Suk Yeol pada Jumat (4/4). Beberapa bank menutup cabang dekat MK Korea saat sidang putusan pemakzulan Yoon Suk Yeol pada Jumat (4/4). (AFP/HANDOUT)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagian bank di dekat Mahkamah Konstitusi (MK) Korea Selatan akan tutup jelang sidang putusan pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol besok, Jumat (4/4). Sidang dijadwalkan mulai 11.00 KST atau 9.00 WIB.

Beberapa bank mempersiapkan langkah yang relevan karena khawatir ada demo besar-besaran dan potensi bentrok fisik saat putusan pemakzulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satunya Hana Bank akan menghentikan sementara operasional di kantor cabang Gye-dong dan kantor cabag Anguk Station selama satu hari, dikutip Chosun, Kamis (3/4).

Sebagai gantinya, bank akan menetapkan lantai 19 kantor pusat Euljiro dan kantor cabang pusat keuangan Jongon sebagai alternatif bagi nasabah dan karyawan untuk pindah bekerja di sana.

Shinhan Bank juga punya rencana khusus di hari putusan pemakzulan Yoon. Mereka menyiapkan rencana tanggap darurat untuk pertemuan skala besar dan tindakan pencegahan sejak Maret.

[Gambas:Video CNN]

Aspek utama tindakan itu mencakup penyediaan pedoman bagi cabang-cabang di area berisiko dan persiapan kantor sementara terlebih dahulu.

Untuk memastikan keselamatan karyawan, jika dianggap perlu, manajer cabang bisa menghentikan operasi dan melaksanakan pemindahan atau evakuasi.

Cabang-cabang Shinhan Bank di dekat Mahkamah Konstitusi meliputi cabang Hyundai Gye-dong dan pusat keuangan perusahaan Hyundai Gye-dong.

Jika mereka menutup operasi sementara, Shinhan akan menginformasikannya melalui pesan kepada para nasabah.

Woori Bank juga sedang mempertimbangkan penutupan sementara cabang Anguk Station. Sementara itu, KB Kookmin Bank menetapkan cabang di Yeouido dan Gwanghwamun sebagai target manajemen keselamatan.

MK Korsel akan memutuskan status pemakzulan Yoon pada Jumat pukul 11.00 waktu setempat atau pukul 09.00 WIB. Sidang putusan digelar setelah Yoon dimakzulkan DPR pada Desember 2024 usai menetapkan status darurat Korsel.

Saat itu, Yoon juga mengirim pasukan ke Majelis Nasional untuk menghalangi parlemen masuk ke gedung dan membatalkan deklarasi darurat militer.

Usai dimakzulkan di parlemen status itu bergulir di MK.

Jika MK meresmikan pemakzulan Yoon, Korsel harus menggelar pemilu dalam waktu 60 hari. Namun, jika pemakzulan itu dibatalkan dia bisa kembali duduk di kursi kepresidenan.

(isa/chri)

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |