Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya Praka Rico di Lebanon

5 hours ago 2

Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya Praka Rico di Lebanon Kedubes Kerajaan Arab Saudi di Jakarta sampaikan duka dan solidaritas untuk Pemerintah Indonesia usai gugurnya Praka Rico Pramudia di Lebanon dalam misi UNIFIL. - Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA-Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas meninggalnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia saat melaksanakan tugas perdamaian di Lebanon. Perwakilan Kerajaan Arab Saudi menegaskan keprihatinan mendalam atas korban jiwa dalam misi penjaga perdamaian di tengah ketegangan kawasan.

Kedubes Arab Saudi di Jakarta menyatakan ungkapan duka terdalam kepada keluarga Praka Rico Pramudia, serta kepada rakyat dan Pemerintah Indonesia, atas wafatnya prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut dalam rangkaian insiden di wilayah Adchit Al-Qusayr, Lebanon. Praka Rico gugur akibat luka serius yang diderita dalam serangan artileri yang diindikasikan berasal dari Israel terhadap posisi Kontingen Indonesia UNIFIL.

Dalam pernyataan resmi yang diunggah di platform X pada Sabtu, Kedubes Arab Saudi juga menegaskan solidaritas kepada pemerintah dan rakyat Indonesia. Pernyataan itu menegaskan dukungan moral Kerajaan Arab Saudi atas upaya Indonesia dalam menjalankan misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa‑Bangsa.

Praka Rico Pramudia menjadi prajurit kedua TNI dalam misi UNIFIL yang gugur akibat serangan artileri pada periode yang sama. Sebelumnya, serangkaian insiden di sekitar tanggal 29 Maret 2026 di wilayah Adchit Al-Qusayr dan sekitarnya menimbulkan korban personel TNI serta beberapa prajurit lain di posisi UNIFIL.

Praka Rico mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 24 April 2026, setelah menjalani perawatan medis hampir sebulan akibat luka berat dari ledakan proyektil di markasnya di Adchit Al-Qusayr. Insiden yang sama turut menewaskan Praka Farizal Rhomadhon, sehingga kedua insiden itu menjadi bagian dari rangkaian serangan mematikan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan.

Dengan wafatnya Praka Rico Pramudia, total sudah empat prajurit TNI gugur saat bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon selatan dalam kurun sekitar sebulan terakhir. Kehilangan ini memperdalam duka nasional Indonesia, sekaligus menjadi pengingat kembali atas risiko yang dihadapi personel Indonesia dalam misi perdamaian di tengah konflik berskala regional.

Sebelumnya Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyampaikan kabar duka atas gugurnya prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon, Praka Rico Pramudia. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dideritanya saat bertugas.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram Kementerian Pertahanan. Dalam unggahan itu, Kemenhan menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian prajurit TNI Angkatan Darat tersebut.

"Gugurnya Praka Rico Pramudia dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi duka yang mendalam. Almarhum wafat setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialami dalam penugasan," seperti dikutip dari akun instagram resmi Kementerian Pertahanan di Jakarta, Jumat.

Hingga saat ini, detail kronologi terbaru terkait wafatnya Praka Rico masih terus dikonfirmasi. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah memberikan pernyataan detail terkait hal ini. Upaya penelusuran informasi lanjutan masih dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |