Foto Ilustrasi sejumlah pekerja mengangkut beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Senin (19/2/2024). - Antara - Erlangga Bregas Prakoso
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan Bulog akan menyalurkan logistik sebanyak dua kali lipat dari kebutuhan ke daerah-daerah terdampak bencana, termasuk Sumatra Barat (Sumbar).
Hal itu dikatakan oleh Zulkifli Hasan ketika meninjau lokasi banjir bandang di Koto Panjang Ikur Koto, Koto Tangah, Padang, pada Minggu (30/11/2025).
"Saya sudah instruksikan kepada Bulog agar mensuplai logistik dan kebutuhan sebanyak dua kali lipat," kata Zulkifli yang akrab disapa Zulhas.
Ia menjelaskan dua kali lipat itu dalam artian jika kebutuhan di daerah setempat sebanyak 1.000 kilogram, maka harus disuplai sebanyak 2.000 kilogram.
Jenis logistik yang harus disuplai dalam jumlah banyak itu di antaranya adalah beras, minyak goreng, gula, dan lain-lain.
Zulhas menerangkan skema demikian sudah mulai diterapkan di provinsi yang terkena bencana alam di wilayah Sumatra yakni Sumatra Utara, Aceh, termasuk Sumbar.
Ia mengatakan penambahan suplai itu selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi, juga untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan barang yang bisa memicu kerusuhan.
"Jalan-jalan dan akses di lokasi putus, jangan sampai kekurangan suplai logistik membuat orang-orang saling berebutan," jelasnya.
Khusus untuk kejadian di Ikur Koto, Padang, Zulhas berjanji akan mengupayakan pembangunan rumah warga yang hanyut akibat banjir bandang.
"Tadi Wali Kota Padang mengatakan mereka punya tanah, maka saya akan usahakan rumah-rumah yang hanyut itu dibangun kembali," jelasnya.
Ia juga menaruh perhatian terhadap infrastruktur di Sumbar yang rusak akibat bencana alam, menurutnya perbaikan infrastruktur yang rusak seperti jalan akan adalah prioritas bagi pemerintah pusat.
Dalam peninjauan tersebut Zulkifli tampak didampingi Wali Kota Padang Fadly Amran, ia juga sempat melakukan dialog dengan warga di lokasi.
Sebelumnya, Ikur Koto, Koto Panjang merupakan salah satu titik lokasi banjir bandang yang parah di Kota Padang akibat tingginya curah hujan.
Banjir bandang yang terjadi merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai atap rumah, serta menghanyutkan sejumlah rumah warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































