Veda Ega Tetap Syukuri 3 Poin Moto3 Austria, Kini Bidik Seri Asia

3 hours ago 2

Jumali

Jumali Senin, 21 September 2026 15:47 WIB

Veda Ega Tetap Syukuri 3 Poin Moto3 Austria, Kini Bidik Seri Asia

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku kecewa setelah harus menjalani long lap penalty dalam balapan Moto3 Austria 2026 di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026). Hukuman tersebut membuat peluangnya finis di posisi empat besar buyar.

Meski demikian, pembalap Honda Team Asia itu tetap bersyukur bisa membawa pulang tiga poin. Veda menilai hasil tersebut masih menjadi modal untuk melanjutkan persaingan di Moto3 2026.

Race Direction menjatuhkan penalti kepada Veda setelah insiden ketika dirinya berusaha menyalip David Munoz. Akibat hukuman tersebut, Veda yang sempat berada di barisan depan harus kehilangan banyak posisi dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-13.

Veda Ega Kecewa Gagal Finis Empat Besar

Veda mengaku puas dengan kepercayaan diri yang kembali dirasakannya saat mengendarai motor. Kondisi itu membuatnya mampu melaju dari posisi start di barisan tengah menuju kelompok terdepan.

Namun, hasil akhir balapan tidak sesuai dengan targetnya. Veda menyebut dirinya kecewa karena gagal mewujudkan peluang untuk finis di empat besar.

“Saya senang dengan hasil hari ini. Tentu saya kecewa karena saya tidak memenangkan balapan yang saya perjuangkan, tapi finis di posisi ke-13 dan mendapat poin tetaplah positif,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (21/9/2026).

Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, itu sebelumnya berupaya mengamankan posisi empat besar. Kepercayaan diri terhadap motor dan kemampuannya sendiri menjadi salah satu faktor yang membuatnya berani bersaing di barisan depan.

Terima Keputusan Race Direction

Veda menjelaskan kontak dengan pembalap lain terjadi ketika dirinya berusaha melakukan manuver menyalip. Insiden tersebut berujung pada hukuman long lap penalty yang harus dijalaninya.

Meski kecewa, Veda menyatakan menghormati keputusan Race Direction dan menerima penalti tersebut.

“Saya memperjuangkan finis di posisi empat besar karena kepercayaan diri terhadap sepeda motor dan diri saya sangat baik. Sayangnya, ada sentuhan dengan pembalap lain dan mencoba menyalipnya, tapi saya menghormati keputusan direktur balapan sehingga saya menerima penalti long lap,” ujarnya.

Penalti itu membuat Veda kehilangan kesempatan untuk mempertahankan posisinya di kelompok depan. Ia akhirnya finis ke-13 dan mengantongi tiga poin dari seri Austria.

Veda Antusias Sambut Balapan Asia

Veda memilih mengalihkan perhatian ke seri-seri berikutnya. Ia menyebut tiga poin dari Austria tetap berarti bagi perjuangannya di kejuaraan musim ini.

Pembalap Indonesia itu juga antusias menyambut rangkaian balapan di Asia. Ia merasa sudah memiliki pengalaman di sejumlah sirkuit yang akan menjadi tuan rumah, yakni Motegi, Sepang, dan Mandalika.

“Tiga poin adalah hal baik dan kami menatap balapan selanjutnya di belahan benua lain. Saya sudah berpengalaman di Motegi, Sepang, dan Mandalika sehingga saya benar-benar antusias untuk balapan-balapan tersebut,” tambahnya.

Jadwal Moto3 Jepang, Indonesia, dan Malaysia 2026

Setelah seri Austria, kalender Moto3 2026 berlanjut ke kawasan Asia. Veda dijadwalkan tampil di tiga sirkuit tersebut sebelum kompetisi bergerak ke seri-seri berikutnya.

Berikut jadwal tiga seri Asia yang akan dihadapi Veda:

  • Moto3 Jepang: 2–4 Oktober 2026, Mobility Resort Motegi.

  • Moto3 Indonesia: 9–11 Oktober 2026, Pertamina Mandalika International Circuit.

  • Moto3 Malaysia: 30 Oktober–1 November 2026, Sepang International Circuit.

Jadwal tersebut tercantum dalam kalender Moto3 2026.

Veda kini disebut mengoleksi 35 poin di klasemen sementara Moto3 2026. Dengan rangkaian balapan Asia yang segera dimulai, ia berpeluang kembali berjuang menambah poin dan memperbaiki posisinya di klasemen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |