Harianjogja.com, JOGJA—Cinta Laura Kiehl memilih meditasi dalam keheningan selama tujuh hari di Thailand sebagai cara menutup tahun 2025.
Kegiatan ini ia lakukan sebagai bentuk refleksi diri dan upaya pencarian kedamaian batin sebelum memasuki lembaran baru di tahun 2026. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Cinta membagikan pengalamannya mendisiplinkan pikiran di tengah alam Thailand yang asri.
Dalam unggahannya pada Jumat (2/1/2026), Cinta Laura menjelaskan bahwa motivasi utamanya adalah melatih pikiran untuk menemukan sumber kebahagiaan yang tidak bergantung pada faktor eksternal.
“Saya memilih untuk menghabiskan tujuh hari terakhir tahun ini dalam keheningan... untuk belajar bagaimana melatih pikiran dan menemukan kedamaian serta kebahagiaan dari dalam,” tulisnya.
Bagi Cinta, momen berhenti sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas adalah langkah penting untuk melakukan evaluasi diri secara jujur. Ia percaya bahwa keheningan mampu memberikan jawaban yang sering kali tertutup oleh kebisingan dunia luar.
Cinta Laura juga menekankan bahwa aktivitas meditasi yang dijalaninya bersifat universal dan non-religius. Ia memandangnya sebagai kebutuhan mendasar bagi setiap individu untuk menjaga kesehatan mental dan kejernihan berpikir tanpa memandang latar belakang.
“Ini bukan tentang agama. Namun, tentang kebutuhan manusia universal... Yang menyatukan kita bukan ambisi atau latar belakang, tetapi keinginan bersama untuk berhenti sejenak agar bisa naik level,” jelas Cinta.
Meski mengakui praktiknya belum sempurna, ia berharap pengalaman ini dapat membantunya menumbuhkan nilai-nilai kebijaksanaan, kasih sayang, dan kedamaian internal yang lebih kuat di masa depan.
Menutup ceritanya, Cinta Laura menyampaikan pesan menyentuh bagi para pengikutnya di media sosial. Ia berharap tahun yang baru tidak hanya membawa pencapaian materi, tetapi juga kejernihan pandangan hidup.
“Pada hari terakhir tahun 2025, saya berharap Anda tahun baru yang tidak hanya tentang menjadi lebih, tetapi tentang menjadi lebih jelas,” ujarnya.
Pemeran film After the Dark ini juga mengajak masyarakat untuk berani mendengarkan suara hati demi menciptakan kedamaian yang dimulai dari diri sendiri. “Semoga kau menemukan keberanian untuk berhenti sejenak, mendengarkan ke dalam, dan mengingat bahwa kedamaian di dunia dimulai dengan kedamaian di dalam pikiran,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































