Tiket Konser Ed Sheeran Sulit Dijual Lagi, Dampak Kontroversi Macklemore?

3 hours ago 1

Jumali

Jumali Jum'at, 18 September 2026 06:37 WIB

Harianjogja.com, JOGJA— Sejumlah penggemar Ed Sheeran dilaporkan kesulitan menjual kembali tiket konser Loop Tour yang mereka miliki. Kondisi tersebut mencuat setelah kontroversi pencopotan rapper Macklemore dari rangkaian konser Ed Sheeran di Amerika Serikat.

Macklemore dikeluarkan dari sisa tur pada Senin (14/9/2026), setelah menyampaikan seruan “Free Palestine” saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey. Promotor tur, Messina Touring Group, mengatakan sejumlah venue tidak akan menggelar konser jika Macklemore tetap masuk dalam daftar artis pendukung.

Persoalan kemudian melebar. Finneas, Aaron Rowe, Lukas Graham, dan band pengiring Ed Sheeran, Beoga, menyatakan mundur dari sisa rangkaian tur.

Di tengah perubahan susunan artis pendukung tersebut, sebagian pemegang tiket memilih melepas tiket mereka. Namun, sejumlah penggemar mengaku kesulitan menemukan pembeli dan menghadapi keterbatasan opsi untuk melakukan penjualan kembali.

Penggemar Keluhkan Tiket Sulit Dijual

Keluhan tersebut muncul di halaman Facebook yang digunakan penggemar untuk menawarkan tiket Loop Tour.

Sebagian pemilik tiket mengatakan unggahan mereka tidak mendapat respons dari calon pembeli. Ada pula yang mempertanyakan mengapa tiket untuk sejumlah pertunjukan tidak dapat langsung dijual kembali melalui kanal resmi.

Masalah tersebut menjadi lebih rumit karena kebijakan resale tidak selalu sama untuk setiap konser. Di Ticketmaster, ketersediaan fitur penjualan kembali ditentukan oleh penyelenggara acara. Dalam sejumlah kasus, pemilik tiket baru dapat menjual tiket beberapa hari sebelum konser. Kebijakan tersebut antara lain ditujukan untuk membantu mencegah praktik calo tiket, menurut laporan The Independent.

Artinya, pemegang tiket yang berubah rencana tidak selalu memiliki keleluasaan untuk langsung memindahkan tiketnya kepada pembeli lain.

Harga Tiket Resale Juga Bergerak Turun

Kesulitan menjual tiket tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fitur resale. Harga di pasar sekunder juga mengalami perubahan.

Data Ticketdata yang memantau pasar penjualan kembali tiket menunjukkan harga sejumlah tiket konser Ed Sheeran mendatang turun. Sebagian tiket bahkan ditawarkan di bawah harga nominal.

Untuk konser di Philadelphia pada Sabtu (19/9/2026), misalnya, harga tiket di pasar resale dilaporkan turun 29 persen dalam sepekan. Data tersebut mencakup penawaran di platform resale seperti StubHub dan SeatGeek.

Namun, penurunan harga tidak serta-merta dapat dikaitkan hanya dengan kontroversi Macklemore. Sejumlah jadwal Loop Tour memang disebut belum terjual habis sebelum kontroversi tersebut mencuat, sehingga perubahan harga di pasar sekunder juga dipengaruhi kondisi permintaan dan ketersediaan tiket.

Laporan terbaru juga menunjukkan tiket untuk sejumlah konser Ed Sheeran ditawarkan dengan harga relatif rendah. New York Post, misalnya, melaporkan adanya tiket Loop Tour yang ditawarkan di bawah US$60 untuk beberapa pertunjukan.

Kontroversi Macklemore Mengubah Susunan Tur

Macklemore awalnya dijadwalkan tampil dalam sejumlah konser tersisa di Amerika Serikat. Setelah menyampaikan dukungan kepada Palestina dalam dua penampilannya di MetLife Stadium pada 4 dan 5 September, posisinya dalam tur menjadi kontroversial.

Messina Touring Group kemudian menyatakan venue-venue untuk pertunjukan berikutnya memberi tahu promotor bahwa mereka tidak akan mengizinkan Macklemore tampil. Menurut promotor, kondisi tersebut dapat menyebabkan konser dibatalkan dan berdampak kepada penonton serta pekerja tur.

Ed Sheeran kemudian menyatakan bahwa keputusan mengeluarkan Macklemore bukan keputusan pribadinya. Sheeran mengatakan dirinya berupaya menjadi penengah dalam persoalan tersebut, tetapi keputusan akhir berada pada promotor dan pihak venue.

Setelah Macklemore dikeluarkan, seluruh artis pendukung yang tersisa juga mundur dari tur. Kondisi tersebut membuat rangkaian konser Sheeran menghadapi perubahan besar menjelang pertunjukan berikutnya di Philadelphia pada 19 September.

Bagi pemegang tiket, perkembangan tersebut membuat persoalannya tidak hanya menyangkut siapa yang tampil sebagai artis pendukung. Sebagian penggemar kini harus memilih antara tetap datang ke konser atau mencoba menjual tiket, sementara mekanisme resale dan harga di pasar sekunder berbeda-beda untuk setiap pertunjukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |