Foto ilustrasi chat menggunakan artificial inteligence atau AI. / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—OpenAI dilaporkan tengah menyiapkan perangkat AI tanpa layar yang sepenuhnya dikendalikan lewat suara dan dijadwalkan meluncur pada Maret 2026.
Langkah ambisius ini bertujuan menciptakan teknologi yang lebih intuitif, alami, dan minim gangguan terhadap aktivitas fisik manusia.
Kunci dari perangkat ini terletak pada pengembangan model audio AI baru yang dipimpin oleh Kundan Kumar, mantan peneliti kawakan dari Character.AI Inc. Model dengan arsitektur mutakhir ini dijadwalkan meluncur pada Maret 2026.
Berbeda dengan asisten virtual konvensional seperti Siri atau Gemini yang sering kali terasa kaku, teknologi baru OpenAI dirancang untuk:
- Mendukung komunikasi dua arah yang lancar.
- Menghasilkan respons yang lebih emosional dan realistis.
- Memungkinkan percakapan terus-menerus layaknya berbicara dengan manusia.
Laporan dari The Information yang dikutip melalui The Verge, Senin (5/1/2026), mengungkapkan bahwa OpenAI fokus pada produk fisik yang membebaskan pengguna dari ketergantungan layar. Beberapa kandidat perangkat yang sedang dikembangkan meliputi:
- Earphone Pintar: Asisten suara yang selalu siaga di telinga.
- Kacamata Pintar: Mengintegrasikan visi komputer dengan asisten suara.
- Pena Pintar: Alat produktivitas berbasis audio untuk interaksi cepat.
Dengan menghilangkan antarmuka visual, OpenAI berupaya menciptakan pengalaman teknologi yang lebih personal dan "tidak terlihat". Pengguna tidak lagi perlu terdistraksi oleh layar untuk mendapatkan informasi atau menjalankan perintah tugas harian.
"Fokus utama tahun 2026 adalah menciptakan teknologi yang lebih manusiawi," tulis laporan tersebut terkait tren AI masa depan. Peluncuran ini diharapkan dapat menjawab kejenuhan pengguna terhadap perangkat digital yang selama ini terlalu mendominasi perhatian visual manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































