Super Bowl 2026 Berpotensi Tanpa Trailer Marvel dan DC

1 day ago 7

Harianjogja.com, JOGJA—Super Bowl LX pada Februari 2026 diperkirakan tak lagi menjadi panggung utama promosi film superhero, seiring pergeseran strategi pemasaran studio besar Hollywood.

Ajang olahraga terbesar di Amerika Serikat yang akan digelar 8 Februari 2026 itu disebut-sebut berpotensi berlangsung tanpa penayangan trailer besar dari Marvel Studios maupun DC Studios, menyusul perubahan strategi pemasaran industri film Hollywood.

Laporan Deadline menyebutkan, tradisi menghadirkan cuplikan film blockbuster di sela-sela Super Bowl mulai ditinggalkan karena pertimbangan biaya dan efektivitas promosi. Slot iklan Super Bowl yang bernilai jutaan dolar dinilai kurang optimal untuk memasarkan film dengan jadwal rilis yang masih terlalu jauh.

Dari kubu Marvel Studios yang berada di bawah naungan Disney, sejumlah proyek besar seperti Avengers: Doomsday dan Spider-Man: Brand New Day diprediksi tidak akan ditampilkan. Kedua film tersebut dijadwalkan rilis pada Juli dan Desember 2026, sehingga dianggap belum tepat untuk dipromosikan secara agresif pada awal tahun.

Sebaliknya, Disney diperkirakan akan memfokuskan anggaran promosi pada film dengan jadwal rilis lebih dekat, seperti Hoppers yang akan tayang Maret 2026 serta The Mandalorian & Grogu yang dijadwalkan hadir Mei 2026. Langkah ini dinilai lebih efisien dalam menjangkau penonton menjelang perilisan film.

Situasi serupa juga membayangi DC Studios. Warner Bros. dirumorkan tidak akan mengisi slot iklan Super Bowl 2026 bersama sejumlah raksasa industri hiburan lain seperti Netflix dan Apple. Kehadiran film Supergirl dan Clayface masih belum pasti, meskipun Supergirl yang rilis Juni 2026 dinilai memiliki peluang lebih besar dibandingkan Clayface yang baru dijadwalkan tayang September.

Alih-alih memanfaatkan panggung Super Bowl, beberapa studio besar disebut lebih memilih merilis materi promosi secara mandiri pada pekan-pekan sebelum pertandingan. Strategi ini dinilai mampu memangkas biaya promosi sekaligus memberi kontrol penuh atas momentum peluncuran trailer.

Absennya film superhero membuka peluang bagi genre lain untuk mendominasi slot iklan Super Bowl 2026. Sejumlah judul non-superhero diprediksi akan mencuri perhatian, seperti film horor Scream 7 dan Disclosure Day, serta animasi besar Toy Story 5. Studio Illumination juga dirumorkan menyiapkan materi promosi untuk Super Mario Galaxy serta cuplikan perdana Minions 3 yang akan tayang pada musim panas.

Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dalam pola pemasaran Hollywood, di mana Super Bowl tidak lagi menjadi etalase utama bagi film-film pahlawan super. Fokus pada jarak waktu rilis yang lebih dekat kini menjadi pertimbangan utama studio dalam menentukan strategi promosi. Seusai prediksi ini mencuat, kepastian absennya trailer superhero besar akan terjawab saat Super Bowl 2026 benar-benar digelar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |