Harianjogja.com, SLEMAN–Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Simpang Empat Monjali, Ngaglik, Sleman, Rabu (4/2/2026) dini hari, melibatkan empat mobil dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp37 juta
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan kecelakaan di Simpang Monjali tersebut terjadi saat kondisi lampu lalu lintas tidak berfungsi. Peristiwa ini melibatkan empat kendaraan roda empat yang melintas dari arah berbeda di persimpangan tersebut.
"Kecelakaan melibatkan empat kendaraan, yakni mobil Honda Jazz, Toyota Avanza, Daihatsu Grandmax Blind Van, dan Isuzu Traga Pick Up," jelas Salamun pada Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil Honda Jazz yang dikemudikan MI (20) melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di Simpang Empat Monjali dengan kondisi lampu lalu lintas padam, kendaraan tersebut tetap melaju lurus ke arah utara.
"Pada saat bersamaan, dari arah barat ke timur melaju mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh PI (20). Karena jarak yang sudah dekat, kedua kendaraan tersebut tidak dapat menghindari benturan," terang Salamun.
Benturan awal tersebut menyebabkan mobil Honda Jazz terpental ke arah timur hingga menabrak Daihatsu Grandmax Blind Van. Akibatnya, kendaraan tersebut terdorong dan kembali menghantam mobil Isuzu Traga Pick Up yang berada di depannya di lokasi kejadian.
"Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pengemudi dan pemilik kendaraan dalam kondisi selamat," ungkapnya.
Meski tidak menimbulkan korban, AKP Salamun menyebut sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan. Total kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas di Simpang Monjali Sleman ini diperkirakan mencapai Rp37 juta.
Petugas Satlantas Polresta Sleman yang menerima laporan kecelakaan beruntun tersebut segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan kendaraan dan pengemudi, serta pengaturan arus lalu lintas agar situasi tetap aman dan kondusif.
"Polresta Sleman mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintasi persimpangan dengan kondisi lampu lalu lintas tidak berfungsi, serta tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas," tegasnya. Imbauan ini disampaikan menyusul masih tingginya potensi kecelakaan lalu lintas di persimpangan utama wilayah Sleman pada jam-jam rawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































