
RSUP Dr. Sardjito mengirimkan tujuh tenaga medis untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelepasan tim medis dilakukan pada momentum Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di RSUP Dr. Sardjito pada Senin (17/8/2026)./Istimewa -- RSUP Dr Sardjito
Harianjogja.com, SLEMAN— RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu penanganan korban gempa bumi. Tim tersebut diberangkatkan bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI pada Senin (17/8/2026) dan akan bertugas mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada.
Pelepasan tim medis dilakukan dalam Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di RSUP Dr. Sardjito. Pengiriman tenaga kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Kesehatan kepada rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan untuk turut memberikan dukungan pelayanan kesehatan dalam penanganan korban bencana.
Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito, Dr. dr. Romanianto, SpBO, MARS, mengatakan keberangkatan tim menjadi bentuk kepedulian sekaligus pengabdian rumah sakit kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
"Pengiriman tim medis RSUP Dr. Sardjito ke NTT ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada bangsa dan negara," kata Romanianto pada Senin (17/8/2026).
7 Tenaga Medis Sardjito Dikirim ke RSUD Bajawa
Tim medis RSUP Dr. Sardjito dipimpin Dr. dr. Yuda Mathan Sakti, SpOT, Subsp.OTB(K) sebagai ketua tim. Tim tersebut memiliki kompetensi multidisiplin untuk mendukung pelayanan medis bagi masyarakat yang terdampak gempa.
Berikut personel yang diberangkatkan ke NTT:
Dr. dr. Yuda Mathan Sakti, SpOT, Subsp.OTB(K), ketua tim;
dr. Sharfan Anzhari, Sp.OT;
dr. Nashiruddin, Sp.An-TI;
dr. Ratna Sari Kalembu, Sp.B;
Lutfi Tomi Amboro, A.Md.Kep;
Sigit Prabowo, S.Kep., Ners;
Nur Ahmad, AMK.
Selama berada di NTT, tim akan menjalankan misi pelayanan kesehatan dengan fokus wilayah operasional di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu pelayanan medis sekaligus memperkuat kapasitas layanan kesehatan di wilayah penanganan korban gempa.
Pengiriman tujuh tenaga medis tersebut menjadi bagian dari respons cepat dan kolaborasi antarrumah sakit Kementerian Kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan akibat bencana.
Sardjito Ingin Hadirkan Rasa Aman bagi Warga
Romanianto mengatakan kebutuhan masyarakat terdampak bencana tidak hanya berkaitan dengan pelayanan medis. Kehadiran tenaga kesehatan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menunjukkan kepedulian kepada warga yang sedang menghadapi situasi sulit.
"Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi situasi yang tidak mudah akibat bencana. Karena itu, kami berupaya hadir dan memberikan bantuan terbaik melalui tenaga kesehatan yang kami miliki," tegas Romanianto.
Menurut dia, tim yang dikirim ke NTT diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Bajawa.
"Kami berharap tim yang diberangkatkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD Bajawa di Kabupaten Ngada," ujarnya.
RSUP Dr. Sardjito juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah dalam penanganan bencana dan kegawatdaruratan kesehatan.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP Dr. Sardjito tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan dalam kondisi darurat.
"Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian RSUP Dr. Sardjito dalam mendukung pemerintah menangani situasi bencana," tukasnya.
Dengan diberangkatkannya tujuh tenaga medis tersebut, RSUP Dr. Sardjito turut mengambil bagian dalam penanganan dampak gempa di NTT melalui dukungan langsung terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online





































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)