Relokasi 109 Pedagang Pantai Sepanjang Rampung, Ini Tahap Lanjutannya

1 day ago 6

Relokasi 109 Pedagang Pantai Sepanjang Rampung, Ini Tahap Lanjutannya Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih beserta jajaran saat meninjau lokasi penataan kawasan di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Rabu (7/1 - 2026). Istimewa DPUPRKP Gunungkidul.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Relokasi pedagang di kawasan Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, resmi rampung pada Rabu (7/1/2026). Sebanyak 109 pedagang telah menempati lokasi berjualan baru sesuai target Pemkab Gunungkidul.

Seluruh proses pemindahan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Meski demikian, penataan kawasan Pantai Sepanjang masih akan dilanjutkan, mulai dari pembersihan bekas lapak pedagang hingga penambahan fasilitas penunjang di lokasi baru.

Pemkab Gunungkidul juga merencanakan pembangunan jalur pedestrian di bekas lokasi lapak pedagang dengan lebar sekitar 2,5 meter dan panjang 550 meter. Program ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar dan masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntaringsih bersama dengan jajaran meninjau langsung ke lokasi di Pantai Sepanjang. Ia memastikan, relokasi pedagang berjalan dengan lancar dan sebanyak 109 pedagang yang awalnya berjualan di pinggir pantai sudah pindah semua ke tempat relokasi.

“Semua sudah beres dan tinggal pembersihan,” kata Mbak Endah, Rabu siang.

Meski proses pemindahan pedagang sudah selesai, ia mematikan upaya penataan masih akan berlanjut. Pasalnya, masih ada sejumlah kegiatan yang harus dilaksanakan mulai dari merapikan bekas tempat berjualan para pedagang yang di pinggir pantai 

Selain itu, juga ada menambah fasilitas tempat cucian di tempat berjualan yang baru hingga pemasangan partisi antar kios dan pengecatan agar lebih cantik.

“Nantinya juga akan ditanam pohon perindang,” katanya.

Selain itu, di bekas tempat pedagang berjualan akan dibangun jalur pedestarian. Diperkirakan untuk melaksanakan program ini butuh anggaran sekitar Rp3 miliar.

“Untuk pembangunan pedestarian masih akan dibicarakan karena menyangkut anggaran. Rencananya memiliki lebar 2,5 meter dengan panjang 550 meter,” kata Bupati.

Sebagai bentuk dari penataan kawasan, Endah menginstruksikan agar tidak ada lagi bangunan baru yang didirikan di pinggir pantai. Selain. Itu, ia juga meminta tidak boleh ada pengkaplingan untuk payung dan tenda.

“Harus tetap bersih agar pengunjung nyaman,” katanya.

Sebagai gantinya, lanjut dia, pedagang boleh menggelar meja dan kursi saat malam hari. Namun, pada saat pagi tiba harus ditarik ke kios berjualan sehingga saat siang tidak ada yang berada di pantai.

“Biar lebih terang, kami juga siap memasang lampu penerangan jalan di Pantai Sepanjang,” katanya .

Mbak Endah menilai pantai Sepanjang memiliki potensi yang TKA kalah dengan Jimbaran, Bali. Pasalnya, pantai ini memiliki garis pantai ya g panjangnya hampir satu kilometer dan ia menyakini saat penataan selesai dilaksanakan maka akan lebih ramai.

“Selama ini pengunjung sulit untuk melihat pantai, tapi sekarang bangunannya sudah hilang dan tinggal menyelesaikan penataan agar Sepanjang bisa makin dikenal,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, proses penataan pantai sepanjang masih akan berjalan. Pasalnya, program tidak hanya berhenti pada relokasi pedagang maupun pengaspalan jalan.

“Untuk tempat jualan pedagang yang di Utara jalan harus kami lengkapi fasilitas seperti tempat cuci piring dan lainnya. Kami juga akan melakukan pengecatan,” katanya.

Rencananya pada Kamis (8/1/2026) melakukan pemerataan di bekas tempat lokasi berjualan yang lama agar rata. “Kami akan gunakan alat berat untuk pemerataan di lokasi yang nantinya jadi jalur pedestarian,” katanya.

Penataan Pantai Sepanjang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata Gunungkidul sekaligus menciptakan kawasan pantai yang tertib, bersih, dan nyaman bagi wisatawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |