Harianjogja.com, JOGJA—Denada Tambunan akhirnya membuka tabir masa lalu dengan mengakui Ressa Rizky Rosano sebagai anak kandungnya. Pengakuan tersebut disampaikan secara terbuka melalui unggahan media sosial yang sarat penyesalan dan permohonan maaf, sekaligus menandai babak baru dalam kehidupan pribadinya.
Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Denada menegaskan pengakuan tersebut tanpa menyisakan ruang spekulasi. “Ressa Rosano adalah anak kandung saya,” tulis Denada, disertai ungkapan penyesalan atas keputusan besar yang pernah ia ambil di masa lalu.
Denada mengakui tidak membesarkan Ressa sejak bayi karena kondisi psikologisnya saat itu dinilai belum layak untuk mengasuh anak. Ia menyebut telah “membuang” Ressa ketika baru berusia 10 hari, sebuah keputusan yang kini diakuinya sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya.
Pengakuan tersebut disertai refleksi mendalam. Denada menyebut peristiwa itu sebagai bentuk “kesalahan, kebodohan, dan kekhilafan” yang terus membayangi perjalanan hidupnya. Setelah bertahun-tahun memendam rasa bersalah, ia memilih untuk jujur dan bertanggung jawab secara terbuka.
Kini, Denada berharap Ressa Rizky Rosano bersedia membuka pintu maaf dan menerima kehadirannya sebagai ibu kandung. Ia menegaskan tidak berniat memaksa, namun menyatakan komitmennya untuk terus belajar menjadi ibu yang lebih baik ke depannya.
Tak hanya kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besarnya. Permintaan maaf itu ditujukan kepada mendiang ibundanya, Emilia Contessa, serta seluruh adik-adiknya yang turut terdampak oleh keputusan masa lalu tersebut.
Langkah pengakuan ini juga ditandai perubahan nyata pada profil media sosial Denada. Bio Instagram yang sebelumnya bertuliskan “proud ibu of AA” kini diperbarui menjadi “proud ibu of AA & RR”. Inisial “RR” secara terbuka disematkan sebagai bentuk pengakuan dan kebanggaan terhadap Ressa Rosano sebagai anak kandungnya.
Keputusan Denada untuk berbicara jujur mengenai masa lalu yang kelam ini mendapat sorotan luas dari publik. Banyak warganet menyampaikan dukungan moral atas keberaniannya mengakui kesalahan sekaligus memperjuangkan hak dan pengakuan anak kandungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































