Musda Molor, Perebutan Ketua Golkar Gunungkidul Memanas

1 day ago 7

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Belum digelarnya Musda DPD Golkar Gunungkidul memicu dinamika politik internal dan menguatnya dukungan kader kepada calon ketua.

Dinamika ini dipicu oleh deklarasi pengurus kecamatan yang secara terbuka mendukung Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Gunawan, sebagai ketua baru pada Minggu (4/1/2026).

Dalam bursa calon Ketua DPD Golkar Gunungkidul, terdapat dua nama kuat yang mencuat. Selain Gunawan, kandidat potensial lainnya adalah Ery Agustin Sudiyanti yang menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gunungkidul.

Saat dikonfirmasi mengenai dukungan yang mengalir ke rivalnya, Ery mengaku tidak mempermasalahkannya. Ia menekankan bahwa hingga saat ini belum ada Musyawarah Daerah (Musda) maupun keputusan resmi dari DPP terkait nakhoda baru DPD Golkar di Bumi Handayani.

“Semua aman dan politik sangat dinamis,” kata Ery saat dihubungi, Senin (5/1/2026).

Sebagai kader, Ery menyatakan akan tunduk dan patuh terhadap segala aturan maupun instruksi dari DPP. Ia berkomitmen untuk menjalankan setiap keputusan partai dengan sebaik-baiknya.

“Kami manut arahan dari DPP dan saya sebagai kader siap melaksanakannya,” tegasnya.

Musda Golkar Gunungkidul Molor dari Jadwal

Ery tidak menampik bahwa penyelenggaraan Musda untuk menentukan Ketua DPD Golkar Gunungkidul mengalami keterlambatan. Seharusnya, musyawarah ini digelar pada pertengahan Desember lalu, namun hingga kini agenda tersebut belum terlaksana.

Mengenai berakhirnya masa kepengurusan periode 2024-2025, Ery menjelaskan bahwa posisi kepemimpinan saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Politisi senior Heri Nugroho, yang sempat menyatakan mundur pada 2024, kembali didaulat memimpin sementara.

“Jelang Musda memang ada sejumlah administrasi yang harus diselesaikan agar tidak menimbulkan masalah. Jadi, sementara belum ada ketua definitif, DPD Golkar DIY telah menunjuk Pak Heri sebagai Plt Ketua DPD Golkar Gunungkidul,” jelasnya.

Di sisi lain, Gunawan selaku bakal calon ketua menegaskan bahwa dukungan dari tingkat kecamatan merupakan aspirasi murni dari para kader di level kapanewon. Ia mengaku sengaja tidak menghadiri acara deklarasi dukungan tersebut untuk menjaga etika politik.

“Itu teman-teman dari kapanewon yang berdinamika jelang Musda. Saat deklarasi saya tidak hadir,” ujarnya.

Gunawan memastikan dirinya juga akan patuh pada instruksi DPP terkait mekanisme pemilihan. “Semoga dimudahkan. Kami mengikuti arah angin ke mana [instruksi partai] dan itu akan dipatuhi,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Gunungkidul, Supriyono, menyebutkan ada 14 PK yang resmi memberikan dukungan kepada Gunawan. Alasan utamanya adalah loyalitas dan konsistensi Gunawan terhadap struktur partai yang dinilai teruji.

“Perjuangan di Dapil 3 (Semin, Karangmojo, dan Ponjong) menjadi bukti karena raihan suara bisa naik signifikan. Harapannya, jika terpilih, Golkar dapat lebih modern, solid, dan lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |