Libur Lebaran, Gunungkidul Targetkan PAD Wisata Rp1,7 Miliar

3 hours ago 3

Libur Lebaran, Gunungkidul Targetkan PAD Wisata Rp1,7 Miliar Aktivitas kunjungan wisata di Pantai Ngandong, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul. Foto diambil 28 Juli 2024. Harian Jogja - David Kurniawan\\r\\n\\r\\n

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menargetkan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebesar Rp1,7 miliar selama libur Lebaran 2026. Target tersebut diharapkan tercapai melalui kunjungan sekitar 93.191 wisatawan ke berbagai destinasi wisata di wilayah tersebut.

Target kunjungan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Nanang Putranto, yang menyebutkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan menjelang masa libur Idulfitri.

Menurut Nanang, persiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Perhubungan Gunungkidul, Polres Gunungkidul, BPBD Gunungkidul, Satlinmas Rescue Istimewa, hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

“Persiapan ini jadi bagian agar pelaksanaan libur Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Nanang kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

Target Kunjungan Wisatawan

Selama periode libur Lebaran tahun ini, pemerintah daerah menargetkan kunjungan sebanyak 93.191 wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, yang juga dikenal sebagai Bumi Handayani.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan target kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 100.000 wisatawan.

Nanang menjelaskan, penurunan target tersebut disebabkan oleh durasi libur Lebaran pada 2026 yang relatif singkat.

“Target ini dipatok karena libur Lebaran pada 2026 hanya berlangsung sekitar lima hari mulai 20-25 Maret mendatang. Kami optimistis bisa memenuhi target ini,” katanya.

Melalui target kunjungan tersebut, Pemkab Gunungkidul berharap memperoleh tambahan PAD dari retribusi kawasan wisata sebesar Rp1.701.128.700.

“Tambahan ini tentunya juga sebagai upaya mencapai target PAD wisata yang dibebankan pada 2026,” ujar Nanang.

Antisipasi Cuaca Ekstrem

Selain menyiapkan pengelolaan kunjungan wisata, pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama periode libur Lebaran.

Nanang mengatakan pelaku wisata telah diinstruksikan untuk mematuhi standar operasional prosedur (SOP), khususnya pada destinasi wisata berbasis air yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi.

Apabila terjadi hujan deras atau potensi banjir, sejumlah destinasi wisata air akan ditutup sementara demi keselamatan pengunjung.

Beberapa objek wisata yang masuk dalam pengawasan tersebut antara lain Goa Pindul di Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo; Air Terjun Sri Getuk di Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen; serta Cave Tubing Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu.

“Keselamatan pengunjung merupakan hal utama. Jadi, kalau kondisinya berbahaya maka wahana harus ditutup sementara hingga benar-benar aman,” katanya.

Satlinmas Siagakan Personel

Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko, mengatakan pihaknya memperkirakan adanya peningkatan kunjungan wisatawan saat libur Idulfitri.

Menurutnya, Satlinmas Rescue berkomitmen mendukung pemerintah daerah agar kegiatan wisata selama libur Lebaran dapat berjalan aman dan lancar.

Selain mengerahkan seluruh personel yang tersedia, pihaknya juga melakukan pengecekan peralatan operasional untuk memastikan kesiapsiagaan saat bertugas.

“Kami juga akan memasang peringatan kepada pengunjung agar tidak bermain di area berbahaya,” kata Sunu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |