Inilah Jalur Mudik dan Wisata di Gunungkidul yang Telah Ditambal

5 hours ago 2

Inilah Jalur Mudik dan Wisata di Gunungkidul yang Telah Ditambal Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul terus melakukan penambalan jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Program perbaikan cepat ini ditargetkan berlangsung hingga H-1 Lebaran.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan kegiatan penambalan jalan masih terus berlangsung hingga saat ini. Dalam pelaksanaannya, dinas menurunkan dua tim yang bertugas menyisir berbagai ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan maupun berlubang.

“Tiap hari terus melakukan penambalan untuk mendukung kelancaran mudik serta mengurangi risiko kecelakaan,” kata Wadiyana, Kamis (12/3/2026).

Puluhan Ruas Jalan Sudah Ditambal

Sejauh ini, puluhan ruas jalan kabupaten di berbagai wilayah telah menjadi sasaran perbaikan. Penanganan cepat ini difokuskan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Beberapa titik yang telah diperbaiki antara lain ruas jalan di wilayah Wonosari, jalan penghubung Kelor–Srimpi, serta ruas Srimpi–Jaranmati di Kapanewon Karangmojo.

Selain itu, perbaikan juga dilakukan di sejumlah ruas lain, seperti pertigaan Ponjong–Karangmojo, ruas Semanu–Karangmojo, Jatiayu–Kalilunyu, Ngawen–Bundelan, serta Ngawen–Sambirejo di Kapanewon Ngawen.

Penambalan juga menyasar ruas Panggul–Plebengan di Kapanewon Semanu, Jalan Pati–Sumber, Genjahan–Ponjong, Ponjong–Karangijo, serta Ponjong–Kenteng di Kapanewon Ponjong.

Selanjutnya, perbaikan dilakukan di ruas Ngeposari–Ponjong, Semanu–Semuluh di Kapanewon Rongkop, Jetis–Paliyan, Pancuran–Giring, Wareng–Grogol di Kapanewon Paliyan, serta Putat–Plumbungan di Kapanewon Patuk.

“Ada juga penambalan di ruas Nglipar–Parengan dan Jalan Ngentak–Jonge,” ujar Wadiyana.

Jalan Wisata Juga Jadi Prioritas

Selain jalur mudik, penambalan juga dilakukan pada sejumlah jalan menuju kawasan wisata. Beberapa di antaranya akses menuju Pantai Drini, jalur Jalan Lintas Selatan menuju Wonosono di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, serta akses dari Kanigoro menuju Pantai Ngobaran di Kapanewon Saptosari.

Menurut Wadiyana, jumlah ruas yang diperbaiki masih berpotensi bertambah karena proses penambalan masih terus berjalan.

“Ruas yang ditambal masih bisa bertambah karena prosesnya masih terus berlangsung,” katanya.

Anggaran Pemeliharaan Rp1,5 Miliar

Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan program penambalan jalan telah dimulai dan akan dioptimalkan hingga H-1 Lebaran.

Pemkab Gunungkidul menyiapkan pagu anggaran pemeliharaan jalan sebesar Rp1,5 miliar. Namun dana tersebut tidak hanya digunakan untuk perbaikan menjelang Lebaran, melainkan dialokasikan untuk pemeliharaan jalan sepanjang tahun.

“Memang kegiatan penambalan diintensifkan jelang Lebaran, tapi pagu anggaran yang dimiliki dipergunakan hingga Desember mendatang,” kata Rakhmadian.

Ia menjelaskan penambalan jalan merupakan langkah cepat untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus mengurangi potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan.

Meski demikian, penanganan ini bersifat sementara karena pemerintah juga menyiapkan perbaikan jalan secara menyeluruh yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua 2026.

“Penambalan hanya solusi jangka pendek, karena juga ada perbaikan secara menyeluruh. Tapi pelaksanaannya baru dimulai triwulan kedua 2026,” ujarnya.

Menurut Rakhmadian, beberapa ruas jalan prioritas adalah jalur mudik pada jalan kabupaten serta akses menuju kawasan wisata. Hal ini dipertimbangkan karena pada libur Lebaran biasanya terjadi peningkatan arus wisatawan.

“Penambalan memang merupakan penanganan dalam skala ringan, tapi paling tidak bisa membantu kelancaran akses dan mengurangi risiko kecelakaan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |