Kericuhan Senayan, Polda Metro Sebut Ada Kelompok Perusuh

3 hours ago 1

Newswire

Newswire Jum'at, 28 Agustus 2026 10:57 WIB

Kericuhan Senayan, Polda Metro Sebut Ada Kelompok Perusuh

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Antara/HO-Humas Polda Metro Jaya\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya menyebut aksi perusakan dan pembakaran yang terjadi di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis (27/8) malam dilakukan oleh kelompok perusuh atau pihak yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan kericuhan terjadi setelah aksi penyampaian aspirasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berakhir. Massa AMPB Pati disebut telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu dengan perwakilan DPR.

"Aksi penyampaian aspirasi awal dari massa AMPB Pati sebenarnya sudah selesai pada sore hari dan mereka telah membubarkan diri secara tertib setelah bertemu perwakilan DPR. Namun, kemudian datang sekelompok massa lain yang memicu kericuhan dengan mencoba membakar dan mendorong pagar utama," kata Budi di Jakarta, Jumat.

Kericuhan Berlanjut hingga Malam

Menurut Budi, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI sempat memanas menjelang Rabu (27/8) malam akibat kedatangan massa susulan yang dinilai tidak lagi bertujuan menyampaikan aspirasi.

Polda Metro Jaya sebelumnya telah memberikan peringatan kepada massa agar tetap menjaga ketertiban. Namun, eskalasi tindakan anarkis disebut meningkat dan terjadi pelanggaran terhadap ketentuan batas waktu penyampaian pendapat di muka umum sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

Polri kemudian mengambil langkah penertiban secara bertahap. Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas melakukan pembubaran terhadap massa yang masih bertahan dan disebut merusak fasilitas umum.

"​Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas melakukan upaya pembubaran terukur (soft approach) menggunakan armada water cannon terhadap massa yang masih bertahan dan merusak fasilitas umum," katanya.

Polda Metro Tegaskan Pengamanan Dilakukan Bertahap

Budi menegaskan kepolisian tidak memberikan ruang bagi aksi kekerasan yang dapat merugikan masyarakat. Menurut dia, perusakan fasilitas umum dapat berdampak lebih luas terhadap keteraturan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

"​Tindakan perusakan fasilitas umum dapat merusak keteraturan sosial dan berujung pada terganggunya pelayanan kepada masyarakat luas," ujarnya.

Polda Metro Jaya juga menegaskan pengamanan aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8), dilakukan secara bertahap. Dalam pengamanan tersebut, kepolisian menyatakan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.

"Polri telah memberikan peringatan untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan-tindakan berupa perusakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis malam.

Massa Lain Disebut Berdatangan

Budi mengatakan peningkatan pengamanan dilakukan setelah situasi di sekitar kompleks parlemen mengalami eskalasi sejak sore hingga malam hari.

Setelah penyampaian aspirasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) selesai, sejumlah massa dari elemen lain masih berada di lokasi dan sebagian lainnya berdatangan.

Sebagian massa tersebut kemudian disebut mencoba mendorong serta merusak pagar utama Gedung DPR/MPR. Selain itu, terjadi pembakaran di sekitar pintu gerbang kompleks parlemen.

Polda Metro Jaya menyatakan tindakan tersebut berbeda dengan penyampaian aspirasi yang sebelumnya dilakukan massa AMPB Pati. Kepolisian menilai aksi perusakan dan pembakaran telah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta berdampak terhadap fasilitas umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |