Dinkes Kota Jogja Gelar CKG Lansia Tiap 3 Bulan di 45 Kelurahan

2 hours ago 2

Dinkes Kota Jogja Gelar CKG Lansia Tiap 3 Bulan di 45 Kelurahan

Ilustrasi, pemeriksaan kesehatan lansia/Ist.

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan Kota Jogja memperkuat deteksi dini penyakit degeneratif melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Lansia yang digelar berkala di 45 kelurahan. Pelayanan tersebut dilaksanakan setiap tiga bulan untuk mendekatkan pemeriksaan kesehatan dengan tempat tinggal masyarakat lanjut usia (lansia).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, dr. Lana Unwanah, mengatakan CKG Lansia menjadi salah satu upaya pemerintah mendorong lansia melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan.

Program tersebut merupakan bagian dari Quick Wins 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja yang dimulai pada 2025. Salah satu fokus quick wins bidang kesehatan ialah pelaksanaan cek kesehatan gratis bagi lansia setiap tiga bulan di wilayah kemantren.

“Cek kesehatan gratis ini diharapkan dapat menjawab tantangan kesehatan pada lansia melalui deteksi dini dan pencegahan penyakit,” katanya, Kamis (27/8/2026).

Pemeriksaan Tak Menunggu Lansia Sakit

Pelaksanaan CKG Lansia tidak hanya ditujukan bagi warga yang sudah mengalami keluhan. Pendekatan yang diterapkan Dinas Kesehatan Kota Jogja diarahkan pada upaya promotif dan preventif sehingga faktor risiko penyakit dapat diketahui sedini mungkin.

Layanan pemeriksaan mencakup pengukuran berat dan tinggi badan, lingkar lengan atas, lingkar perut, serta tekanan darah. Lansia juga mendapatkan skrining SKILAS dan Activity of Daily Living (ADL).

Pemeriksaan laboratorium sederhana turut tersedia, meliputi pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi dasar pemberian edukasi kesehatan atau rujukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Proporsi Lansia Jogja Capai 16,8 Persen

Program CKG Lansia menjadi semakin penting seiring meningkatnya proporsi penduduk lansia di Kota Jogja. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada pertengahan 2024 proporsi penduduk lansia di Kota Jogja mencapai 16,8 persen dengan angka beban ketergantungan 41,9 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan Kota Jogja telah memasuki fase ageing population.

Pada saat yang sama, berbagai faktor risiko penyakit masih ditemukan pada kelompok dewasa dan lansia. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dan laporan Kementerian Kesehatan 2023, sebanyak 30,8 persen penduduk berusia 18 tahun ke atas mengalami hipertensi, sedangkan prevalensi obesitas mencapai 23,4 persen.

Pada kelompok lansia, prevalensi diabetes melitus yang didiagnosis dokter mencapai 6,5 persen. Sementara itu, sekitar 24,3 persen lansia memiliki kadar gula darah abnormal.

“Kondisi tersebut dinilai dapat ditekan melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin. Deteksi lebih awal memungkinkan faktor risiko maupun penyakit mendapatkan penanganan sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat,” katanya.

Lansia dengan Ketergantungan Dipantau

Sebelum pelayanan berlangsung, masyarakat mendapatkan sosialisasi melalui pertemuan warga maupun media komunikasi kelurahan. Selanjutnya, kelurahan melakukan pendataan lansia yang akan mengikuti CKG sesuai jadwal.

Lansia kemudian hadir ke lokasi pelayanan di kelurahan untuk menjalani pemeriksaan serta mendapatkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kesehatan.

Lansia yang berdasarkan hasil pemeriksaan mengalami ketergantungan sedang, berat, atau total akan mendapatkan pemantauan kesehatan secara berkala dan pendampingan khusus.

“Jika membutuhkan penanganan lanjutan, lansia akan dirujuk ke puskesmas maupun fasilitas kesehatan tingkat lebih tinggi,” katanya.

CKG Perkuat Data Kesehatan Lansia

Selain memberikan pelayanan pemeriksaan secara langsung, CKG Lansia juga diarahkan untuk memperkuat basis data kesehatan lansia di Kota Jogja.

Data yang dihimpun mencakup populasi lansia, tren penyakit, tingkat kemandirian, serta kondisi kesehatan lansia di 45 kelurahan. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi program sekaligus bahan perencanaan kebijakan kesehatan lansia di Kota Jogja.

Dengan pelayanan yang lebih dekat dengan tempat tinggal warga, Dinas Kesehatan Kota Jogja berharap lansia tidak menunda pemeriksaan hingga keluhan muncul atau penyakit berkembang menjadi lebih berat.

Program CKG Lansia juga diarahkan untuk mempertahankan kualitas hidup dan meningkatkan kemandirian, sekaligus mendukung kesejahteraan fisik, mental, sosial, dan spiritual lansia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |