Kekeringan Gunungkidul Meluas, Polda DIY Operasikan Alat Pengolahan Air

7 hours ago 5

Newswire

Newswire Selasa, 08 September 2026 10:47 WIB

Kekeringan Gunungkidul Meluas, Polda DIY Operasikan Alat Pengolahan Air

Warga membawa air bersih seusai diolah dari mesin pembersih air di wilayah Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Senin (7/9/2026). Antara/HO-Bidhumas Polda DIY

Harianjogja.com, JOGJA—Polda DIY mulai mengoperasikan alat pengolahan air bersih atau water treatment di wilayah terdampak kekeringan Kabupaten Gunungkidul.

Fasilitas yang dioperasikan melalui Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) tersebut digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan bantuan tersebut disalurkan dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Pemerintah Daerah DIY bersama Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Polda DIY di Balai Padukuhan Pudak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Senin (7/9/2026).

"Alat water treatment dimanfaatkan untuk mengolah sumber air yang sebelumnya keruh menjadi air yang dapat digunakan masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis.

Menurut Ihsan, keberadaan fasilitas pengolahan air tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga dalam menghadapi kondisi kekeringan yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami berupaya memberikan manfaat nyata bagi warga yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

Water Treatment Dioperasikan Selama Lima Hari

Ihsan menyebut pengoperasian alat pengolahan air bersih tersebut akan berlangsung sekitar lima hari ke depan di wilayah Kapanewon Tepus.

Selama pelaksanaan, kegiatan tersebut akan mendapat pendampingan personel dari Polda DIY.

Ia mengatakan upaya penanganan kekeringan dilakukan melalui kolaborasi berbagai unsur. Pemda DIY, Keraton Yogyakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pihak terkait bergerak bersama dengan mengusung semangat gotong royong untuk membantu masyarakat.

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga ketika ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkannya, seluruh unsur harus bersama-sama mencari solusi,” katanya.

Air Keruh Diolah untuk Kebutuhan Masyarakat

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemda DIY KPH Yudanegara mengatakan alat pengolahan air bersih tersebut merupakan bantuan negara yang dimiliki Satuan Brimob Polda DIY.

Menurut dia, keberadaan alat tersebut memungkinkan bantuan penanganan kekeringan dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Melalui alat ini, air yang sebelumnya keruh dapat diolah sehingga bisa langsung dikonsumsi dengan aman oleh masyarakat,” katanya.

Pengoperasian water treatment di Kapanewon Tepus menjadi bagian dari upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah Gunungkidul yang terdampak kekeringan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |