Kekayaan Elon Musk Tembus US726 Miliar

8 hours ago 3

Harianjogja.com JOGJA—Kekayaan bersih Elon Musk menutup 2025 di level fantastis. Nilainya mencapai US$726 miliar, melampaui PDB sejumlah negara dan kapitalisasi raksasa global.

Pencapaian ini bukan hanya mengukuhkan posisi pendiri Tesla dan SpaceX sebagai orang terkaya di dunia, tetapi juga menempatkan nilai ekonominya melampaui produk domestik bruto (PDB) berbagai negara dan kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan raksasa global.

Berdasarkan data dari Forbes, Musk telah menduduki peringkat pertama orang terkaya dunia sejak Mei 2024, setelah melampaui CEO LVMH, Bernard Arnault. Dalam jajaran lima besar terkaya tersebut, posisi di bawah Musk diisi oleh salah satu pendiri Google, Larry Page, dengan kekayaan sekitar US$ 256,9 miliar. Disusul oleh Ketua Oracle, Larry Ellison (US$245 miliar), pendiri Amazon, Jeff Bezos (US$242,2 miliar), serta Sergey Brin dengan kekayaan US$ 237,1 miliar.

Ditinjau dari ukuran ekonomi global, kekayaan Musk setara dengan perekonomian terbesar ke-23 di dunia. Nilainya melampaui PDB Belgia (sekitar US$ 716 miliar), Irlandia (US$ 708 miliar), Argentina (US$ 683 miliar), dan Swedia (US$ 662 miliar). Posisi kekayaannya hanya berada di bawah Taiwan yang memiliki PDB sekitar US$ 884 miliar, berdasarkan data Dana Moneter Internasional (IMF).

Tidak hanya dibandingkan dengan negara, kekayaan Musk juga lebih besar dari nilai pasar beberapa korporasi ternama. Angkanya melampaui kapitalisasi pasar Oracle (sekitar US$ 560 miliar), raksasa kesehatan Johnson & Johnson (US$ 498,6 miliar), serta LVMH milik Bernard Arnault yang bernilai sekitar US$375,9 miliar. Bahkan, kekayaannya hampir menyamai total nilai pasar seluruh aset kripto global pada 2018 yang sekitar US$ 773 miliar. Nilainya juga lebih dari dua kali lipat kapitalisasi pasar Ethereum, kripto terbesar kedua di dunia, yang bernilai sekitar US$358 miliar pada 2025, meski masih berada di bawah Bitcoin yang bernilai sekitar US$ 1,7 triliun.

Lonjakan kekayaan Musk sepanjang 2025 tercatat sebagai rekor historis. Setelah melampaui US$ 300 miliar pada November 2024, Musk menjadi orang pertama di dunia yang mencapai kekayaan US$ 400 miliar sebulan kemudian. Pada Oktober 2025, ia kembali mencetak sejarah dengan menembus US$ 500 miliar, lalu mencapai US$ 600 miliar di awal Desember dan melewati US$ 700 miliar hanya dalam hitungan hari.

Kenaikan tajam ini terutama didorong oleh melonjaknya valuasi SpaceX. Lonjakan terjadi setelah perusahaan tersebut meluncurkan penawaran tender yang menilai bisnis antariksa itu sebesar US$ 800 miliar, naik dua kali lipat dibandingkan valuasi Agustus lalu. Langkah ini menambah kekayaan Musk sekitar US$ 168 miliar. Faktor pendongkrak lainnya adalah keputusan Mahkamah Agung Delaware yang membatalkan putusan sebelumnya sehingga mengembalikan opsi saham Tesla milik Musk senilai sekitar US$139 miliar.

Dengan perkembangan pesat ini, Musk kini disebut berada di jalur untuk menjadi manusia pertama dengan kekayaan US$ 1 triliun. Dukungan terhadap target itu datang dari pemegang saham Tesla yang pada November lalu telah menyetujui paket kompensasi yang berpotensi bernilai mendekati US$ 1 triliun, asalkan perusahaan mencapai sejumlah target kinerja yang ditetapkan dalam satu dekade ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |