Ilustrasi. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah kedai Sate Padang di Jalan Sorogenen, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, menjadi sasaran pembobolan orang tak dikenal. Aksi pencurian tersebut baru diketahui pemilik warung saat kembali ke lokasi pada Minggu malam.
Kondisi warung sudah dalam keadaan berantakan dengan laci penyimpanan terbuka. Pemilik warung berinisial DR sebelumnya menutup kedai pada Sabtu malam dan sempat mengecek kembali dini hari, saat itu situasi masih aman.
Namun saat kembali ke lokasi pada Minggu malam, pemilik menemukan perubahan mencolok. Selain laci terbuka, petugas juga menemukan sebuah gunting yang diduga digunakan pelaku untuk membobol tempat penyimpanan uang.
Kasihumas Polresta Jogja Iptu Gandung Herjunadi menjelaskan peristiwa itu baru diketahui setelah pemilik warung berinisial DR kembali ke lokasi pada Minggu (4/1/2026) malam. Saat itu, kondisi warung sudah berantakan dan laci penyimpanan dalam keadaan terbuka.
“Sebelumnya pemilik menutup warung pada Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB. Sekitar pukul 02.00 WIB pemilik sempat kembali mengecek dan laci masih tertutup serta aman,” ujar Gandung, Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan, saat pemilik datang kembali ke warung pada Minggu sekitar pukul 20.00 WIB, situasi sudah berubah. Selain laci yang terbuka, di lokasi juga ditemukan sebuah gunting yang diduga berkaitan dengan aksi pembobolan tersebut.
Akibat kejadian tersebut, pemilik warung mengalami kerugian berupa uang tunai sekitar Rp300.000 yang disimpan di laci. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Gandung mengimbau para pelaku usaha agar lebih berhati-hati dengan memastikan seluruh akses masuk, seperti pintu, jendela, dan laci penyimpanan, terkunci dengan baik sebelum meninggalkan tempat usaha. Hingga kini, kasus pembobolan outlet Sate Padang tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.
“Kami juga menyarankan penggunaan kunci tambahan, gembok, atau CCTV. Selain itu, sebaiknya tidak meninggalkan uang tunai maupun barang berharga di dalam warung saat tutup,” ujarnya.
Kasus pembobolan kedai Sate Padang tersebut masih dalam penyelidikan Polresta Jogja. Kepolisian mengimbau pelaku usaha meningkatkan kewaspadaan guna mencegah tindak kriminal serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































