Gerhana Matahari Total 2026 Sambangi Eropa Setelah 27 Tahun

1 day ago 2

Gerhana Matahari Total 2026 Sambangi Eropa Setelah 27 Tahun Gerhana matahari. - JIBI

Harianjogja.com, JOGJA—Eropa akan kembali mengalami Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026, mengakhiri penantian 27 tahun sejak peristiwa serupa terakhir terjadi pada 1999.

Fenomena astronomi langka ini diprediksi menjadi magnet bagi jutaan wisatawan dan ilmuwan dari seluruh dunia, melintasi jalur dari Arktik hingga wilayah Mediterania.

Jalur gerhana akan bermula dari Rusia Utara, menyisir Samudra Arktik, Greenland Timur, hingga mencapai titik puncaknya di lepas pantai Islandia. Menjelang matahari terbenam, bayangan bulan akan menyapu Portugal dan Spanyol Utara.

Spanyol menjadi lokasi paling istimewa karena kota-kota di wilayah utaranya akan mengalami kegelapan total selama kurang lebih 1 menit 50 detik. Selain itu, sebagian besar wilayah Amerika Utara, Afrika Barat, dan Eropa lainnya tetap dapat menikmati fenomena ini dalam bentuk gerhana matahari sebagian.

Bagi dunia sains, peristiwa ini bukan sekadar pemandangan indah. Fiori Metallinou, astrofisikawan dari Observatorium Nasional Athena, menyoroti pentingnya momen ini bagi penelitian antariksa.

"Selama gerhana, fisikawan surya dapat mengamati atmosfer luar Matahari atau korona, yang hanya terlihat saat cakram surya tertutup," ungkap Metallinou, dikutip dari Greek Reporter.

Data yang diperoleh nantinya akan dibandingkan dengan hasil pengamatan gerhana tahun-tahun sebelumnya untuk memetakan pola aktivitas matahari secara lebih akurat.

Gerhana Matahari Total Agustus hanyalah puncak dari rangkaian peristiwa luar angkasa sepanjang tahun 2026. Berikut adalah daftar fenomena langit yang patut dicatat:

  • 17 Februari 2026: Gerhana matahari cincin terlihat di Antartika, sebagian di Afrika dan Amerika Selatan.
  • Aurora Borealis: Aktivitas matahari tetap tinggi pasca-puncak 2025, menjanjikan tampilan Cahaya Utara yang spektakuler.
  • 3 Maret 2026: Gerhana bulan total (Bulan Merah) terlihat di seluruh Amerika dan Asia.
  • 28 Agustus 2026: Gerhana bulan sebagian terlihat dari Afrika, Eropa, dan Asia. Di Athena, puncaknya terjadi pukul 06.50 waktu setempat.
  • Supermoon: Terjadi tiga kali pada 3 Januari, 24 November, dan 23 Desember 2026.
  • Bulan Biru: Dua bulan purnama dalam satu bulan (1 dan 31 Mei 2026).
  • Hujan Meteor Perseid: Berpuncak pada 12–13 Agustus 2026 bertepatan dengan Bulan Baru, menciptakan kondisi gelap optimal untuk pengamatan.

Gelombang wisata astronomi mulai bergerak. Berbagai komunitas astronomi, seperti Friends of Astronomy, dilaporkan sudah menyusun jadwal ekspedisi menuju Spanyol. Persiapan ini jauh-jauh hari dilakukan untuk mengamankan titik pengamatan strategis sebelum lonjakan kunjungan turis internasional terjadi pada musim panas 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |