
Kerusakan jalan akibat gempa M7,7 NTT di Jalur Pantai Utara, Pulau Flores, NTT. /Istimewa-Dok. KKN UMY.
Harianjogja.com, JAKARTA— Aktivitas gempa susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berlangsung setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026). Hingga Selasa (25/8/2026) pukul 05.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 7.029 gempa susulan.
Dari ribuan gempa tersebut, sebanyak 32 kejadian memiliki magnitudo di atas 5. Gempa susulan terbesar tercatat bermagnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil bermagnitudo 1,1.
BMKG juga mencatat 141 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat. Aktivitas kegempaan di Flores dan sekitarnya masih terus berlangsung berdasarkan pembaruan data tersebut.
Gempa M4,1 Kembali Guncang Manggarai
Gempa kembali terjadi pada Selasa (25/8/2026) pagi. BMKG mencatat gempa bermagnitudo 4,1 pada pukul 06.27.15 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 42 kilometer utara Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Gempa tersebut memiliki kedalaman 5 kilometer. Guncangannya dirasakan masyarakat di Kabupaten Manggarai dengan intensitas II MMI.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis laman resmi BMKG.
Gempa bermagnitudo 4,1 itu terjadi ketika rangkaian gempa susulan masih berlangsung di Flores dan wilayah sekitarnya. Jumlah kejadian gempa susulan juga terus bertambah berdasarkan pembaruan data BMKG.
Bertambah 332 Gempa dalam 12 Jam
Pada Senin (24/8/2026) pukul 17.00 WIB, BMKG mencatat 6.697 gempa susulan di wilayah Flores dan sekitarnya.
Jika dibandingkan dengan data hingga Selasa (25/8/2026) pukul 05.00 WIB, jumlah tersebut bertambah 332 kejadian dalam 12 jam terakhir berdasarkan pembaruan data BMKG.
Rangkaian gempa tersebut berlangsung setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026.
Gempa utama itu menjadi awal dari aktivitas kegempaan yang kemudian diikuti ribuan gempa susulan. Hingga pembaruan data BMKG pada Selasa pagi, sebagian di antaranya tercatat dirasakan oleh masyarakat.
Mengingat wilayah Indonesia berada di jalur cincin api aktif dan rawan gempa bumi, langkah mitigasi yang sigap dan terencana menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa.
Sebelum bencana terjadi, masyarakat diimbau untuk memastikan kelayakan struktur bangunan rumah, merapikan letak benda berberat besar agar tidak mudah roboh, serta menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, dan bahan makanan darurat.
Ketika guncangan gempa terasa, utamakan untuk tetap tenang, lindungi kepala dengan helm atau bantal, lalu berlindung di bawah meja yang kokoh. Jika berada di luar ruangan, jauhi tiang listrik, pohon tinggi, maupun bangunan yang berpotensi runtuh, serta segera menuju ke titik kumpul aman setempat setelah guncangan mereda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)