Newswire Senin, 24 Agustus 2026 13:37 WIB

Foto ilustrasi gelombang tinggi. - Freepik
Harianjogja.com, YOGYAKARTA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Yogyakarta meminta nelayan mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa hari ke depan. Kondisi laut tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer dan laut di sekitar wilayah selatan Jawa.
Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Siti Winasari di Yogyakarta, Senin, mengatakan potensi gelombang tinggi tersebut salah satunya dipicu menguatnya angin timuran.
"Seperti menguatnya angin timuran dengan kecepatan dapat mencapai 30 knot," katanya.
Menurut Siti, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan dan kapal tongkang menjadi salah satu jenis kapal yang perlu lebih mewaspadai kondisi tersebut saat beroperasi di laut.
Kecepatan angin umumnya berkisar antara 10 hingga 20 knot. Ketika angin menguat, kondisi perahu dan kapal dapat mulai terpengaruh.
"Biasanya yang terpengaruh oleh angin di atas 15 knot itu ya dari perahu kapal nelayan dan kapal tongkang ini sudah mulai goyang," ujarnya.
Nelayan Diminta Cek Prakiraan Cuaca Sebelum Melaut
Untuk mengantisipasi risiko di laut, Siti menyarankan nelayan rutin memeriksa informasi prakiraan cuaca dan tinggi gelombang sebelum melaut.
"Alangkah baiknya untuk rutin memeriksa prakiraan cuaca dan tinggi gelombang dari info resmi BMKG Yogyakarta yang kami update dan share setiap hari di media sosial," ujarnya.
Selain memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang, nelayan juga diminta memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan digunakan selama melaut.
"Kami imbau juga jangan lupa untuk membawa alat keselamatan seperti life jacket," katanya.
Wisatawan Diminta Tidak Mendekati Bibir Pantai
Imbauan kewaspadaan juga ditujukan kepada wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai. BMKG meminta wisatawan tidak berenang maupun beraktivitas terlalu dekat dengan bibir pantai.
"Wisatawan juga kami imbau tidak berenang atau beraktivitas terlalu dekat dengan bibir pantai serta mematuhi arahan dari petugas," ujarnya.
BMKG memprediksi gelombang setinggi hingga empat meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia selama tiga hari, mulai 24 hingga 27 Agustus 2026.
Sebelumnya, BMKG juga meminta masyarakat mewaspadai gelombang laut hingga 2,5 meter di sejumlah perairan utara Indonesia. Kondisi tersebut dipicu secara tidak langsung oleh Siklon Tropis ATSANI yang tumbuh di Samudra Pasifik utara Papua.
Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani mengatakan Siklon Tropis ATSANI berkembang dari Bibit Siklon Tropis 97W. Sistem tersebut telah mencapai intensitas siklon tropis di wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta.
"Saat ini, ATSANI berada di Samudra Pasifik Utara Papua dan diprakirakan bergerak ke arah utara-timur laut dengan intensitas menurun dalam 24 jam ke depan dengan kategori Low," kata Ida di Jakarta, Senin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
