Harianjogja.com, JOGJA—Pandangan bahwa World Superbike (WorldSBK) hanya ajang pelarian dari MotoGP mulai runtuh. Alvaro Bautista menegaskan level persaingan WorldSBK kini sangat ketat dan semakin diminati pebalap top dunia.
“Sungguh luar biasa bahwa WorldSBK kini menarik lebih banyak pebalap,” ujar Bautista, dikutip dari Speedweek, Rabu (7/1/2026).
Bautista adalah mantan pebalap MotoGP yang kini sukses mengukir prestasi gemilang di ajang WorldSBK.
Karier Bautista di MotoGP berakhir pada 2018. Kala itu, Ducati menawarkan kesempatan baginya untuk pindah ke WorldSBK dengan menunggangi superbike V4 terbaru sebagai pebalap pabrikan. Menariknya, juara dunia WorldSBK tersebut awalnya mengaku kurang antusias.
“Kesempatan itu muncul, dan saya berkata, ‘Saya tidak ingin masuk ke WorldSBK, itu tidak memotivasi saya’,” kenangnya.
Namun, keputusan untuk mencoba tantangan baru tersebut justru membuka cakrawala baru bagi pebalap asal Spanyol ini. Menurutnya, level kejuaraan telah meningkat secara signifikan dibandingkan saat ia pertama kali bergabung pada 2019.
“Langkah demi langkah, segalanya berkembang. Tingkat persaingan di WorldSBK kini sangat ketat. Semua pebalap jauh lebih profesional, meskipun spesifikasi motor yang digunakan berbeda dari MotoGP,” jelas Bautista.
Tahun 2026 menjadi bukti nyata semakin kuatnya daya tarik WorldSBK. Sejumlah nama beken dari MotoGP seperti Somkiat Chantra, Miguel Oliveira, hingga Jake Dixon resmi bergabung dalam grid persaingan.
“Kejuaraan ini telah menjadi alternatif yang sesungguhnya bagi MotoGP. Reputasinya terus membaik,” tegas Bautista. Ia berharap kehadiran wajah-wajah baru dapat menarik lebih banyak penggemar, terutama di Spanyol yang selama ini masih sangat didominasi oleh antusiasme terhadap MotoGP.
Bautista meyakini bahwa performa pebalap WorldSBK saat menjajal motor MotoGP adalah bukti sahih kualitas kompetisi ini. Ia mencontohkan Toprak Razgatlioglu sebagai barometer penting.
“Jika Toprak Razgatlioglu mampu bersaing ketat di MotoGP, maka dia bisa menunjukkan seberapa kompetitif persaingan di WorldSBK,” ujarnya.
Selain itu, kesuksesan rekan setimnya di Ducati, Nicolo Bulega, yang kini masuk dalam daftar pebalap cadangan dan tes Ducati di MotoGP, semakin memperkuat kredibilitas WorldSBK. Bukan lagi sekadar tempat "pensiun", WorldSBK kini menjadi tujuan karier yang bergengsi dan batu loncatan yang diperhitungkan di kancah balap motor dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































