Pengurus Pengprov Orado DIY. - Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Permainan Domino kini resmi menjadi salah satu cabang olahraga baru di tanah air. Kepastian itu setelah melalui Deklarasi Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 Olahraga Domino Indonesia (ORADO), Rabu (7/1/2026).
Deklarasi Nasional dan Rakernas I ORADO di Jakarta, Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrian menyatakan hal itu menjadi langkah awal ORADO untuk menata olahraga domino secara profesional dan terstruktur.
Dalam Rakernas itu sekaligus melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) DIY saat ini dijabat oleh Lilik Syaiful Ahmad, yang juga anggota DPRD DIY. Lilik didampingi sekretaris Raden Omar Martabrata Ombara serta Bendahara R.NGT. Yuni Kus Purwanti.
"Benar bahwa kami telah dilantik sebagai Pengprov Orado DIY bersama dengan provinsi lain se-Indonesia oleh ketua pengurus besar. Kebetulan dihadiri Bapak Menpora, Ketum KONI, kami diminta untuk mengembangkan dan memajukan olahraga domino yang merupakan permainan rakyat, menjadi olahraga nasional yang bermartabat, sportif dan tentunya prestasi," kata Lilik, Jumat (9/1/2026).
Lilik menambahkan pihaknya juga diminta untuk mengkampanyekan dengan tagline Domino Naik Kelas. Oleh karena itu pengurus Orado khususnya daerah bersepakat untuk berupaya mengangkat domino menjadi olahraga nasional dan menjaring banyak atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Domino sebenarnya bukan hal yang baru bagi masyarakat karena sudah sangat terkenal dan banyak yang memainkannya. Selama ini domino menjadi sebuah permainan tradisional untuk rekreasi. Namun dengan sudah diresmikannya Domino sebagai cabang olahraga baru, ia mendorong kedepan agar menjadi kekuatan baru industri olahraga nasional.
"ORADO juga mengusung semangat #EfekDomino, yakni gerakan perubahan positif yang menular dan berkelanjutan. Melalui olahraga domino, ORADO mendorong partisipasi masyarakat lintas generasi sekaligus menciptakan dampak positif berantai terhadap citra domino sebagai olahraga nasional. Tekad kami membawa olahraga baru Domino di DIY berkembang dan berprestasi," ucapnya.
Lilik memastikan Orado resmi menjadi wadah pembinaan atlet domino di wilayah DIY. Termasuk penyelenggara kompetisi berjenjang, serta penjaga standar aturan dan etika permainan.
Dalam waktu dekat pihaknya akan melanggelar pelatihan wasit tingkat nasional selama dua hari serta training of trainer (TOT) ditangani langsung oleh wasit Sudiyanto. Selain itu, Orado DIY akan segera melakukan koordinasi sekaligus rapat kerja untuk mempersiapkan atlet dari DIY.
"Sebab berdasarkan Rakernas I ORADO, dalam waktu dekat akan digelar kejuaraan nasional. Sehingga sebelum maju ke kejurnas tentu ada kejurda terlebih dahulu," kata Lilik.
Selain pengurus level DIY, di tingkat kabupaten dan kota juga sudah terbentu. Di antaranya Ketua Pengcab ORADO kota Yogyakarta Bambang Seno baskoro, Pengcab Sleman Marsono, Pengcab Kulonprogo Ari Wibowo, Pengcab Gunungkidul Singgih Murdianto, pengcab Bantul Herdimas Indranugraha dan wasit Sudiyanto
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

















































