BUMD Kota Magelang Didorong Garap Bisnis dan Gandeng UMKM

4 hours ago 7

BUMD Kota Magelang Didorong Garap Bisnis dan Gandeng UMKM

Agenda Focus Group Discussion (FGD) BUMD, Pemda dan HIPMI Untidar yang berlangsung di Aula PDAM Kota Magelang, Senin (21/9/2029)./Istimewa-Dokumen Pemerintah Kota Magelang

Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah Kota Magelang mendorong badan usaha milik daerah (BUMD) tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan publik, tetapi juga lebih aktif mengembangkan bisnis untuk memperkuat ekonomi daerah.

Dorongan tersebut mencakup pengembangan usaha baru, kolaborasi dengan pelaku UMKM dan anak muda, hingga penciptaan sumber pendapatan baru. Langkah itu diharapkan dapat memperbesar kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyampaikan arahan tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD) BUMD, Pemda dan HIPMI Untidar yang berlangsung di Aula PDAM Kota Magelang, Senin (21/9/2029).

Dalam forum tersebut, Damar menempatkan BUMD sebagai instrumen pembangunan sekaligus entitas bisnis yang harus dikelola secara profesional. Menurutnya, peran BUMD perlu semakin kuat, baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun menghasilkan kontribusi bagi daerah.

“BUMD sebagai instrumen pembangunan sekaligus entitas bisnis yang profesional,” demikian poin yang disampaikan Damar dalam paparannya.

Kinerja BUMD Kota Magelang Perlu Diperkuat

Dorongan untuk mengembangkan usaha muncul ketika kinerja BUMD Kota Magelang masih perlu terus diperkuat. Data Pemkot Magelang menunjukkan total aset enam BUMD mencapai Rp375,64 miliar hingga Agustus 2026.

Pada periode yang sama, total laba bersih enam BUMD tercatat Rp2,35 miliar. Sementara itu, rata-rata pertumbuhan aset berada di kisaran 5 persen.

Dengan kondisi tersebut, BUMD Kota Magelang didorong mencari sumber pendapatan baru tanpa meninggalkan bisnis inti masing-masing. Pengembangan usaha diharapkan dilakukan secara terukur agar tetap memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

Sejumlah langkah disiapkan untuk meningkatkan kinerja BUMD. Strategi tersebut meliputi digitalisasi layanan dan pemasaran, pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar, pemanfaatan aset secara produktif, serta diversifikasi usaha yang masih berkaitan dengan kompetensi utama BUMD.

BUMD Didorong Gandeng UMKM dan Anak Muda

Selain memperkuat bisnis internal, BUMD Kota Magelang juga diarahkan menjadi pengungkit bagi UMKM dan kewirausahaan anak muda.

Kolaborasi dengan pelaku usaha di daerah dinilai menjadi bagian penting dalam membuka peluang ekonomi baru. Pada saat yang sama, Pemkot Magelang akan memperkuat pengawasan agar pengembangan bisnis BUMD tetap berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Pemerintah kota juga mendorong BUMD semakin mandiri sehingga tidak terus bergantung pada dukungan modal pemerintah.

Kolaborasi dengan HIPMI dan perguruan tinggi turut menjadi bagian dari strategi pengembangan BUMD tersebut. Kerja sama diharapkan tidak berhenti pada forum atau pertemuan, tetapi berlanjut menjadi kegiatan yang menghasilkan manfaat konkret.

“Sinergi bukan sekadar pertemuan, tetapi proses kerja bersama yang menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Magelang,” tegasnya.

Pengembangan Usaha BUMD Harus Terukur

Damar menekankan setiap inovasi usaha yang dilakukan BUMD tetap harus melalui proses perencanaan dan pengukuran yang matang.

Kajian kelayakan, analisis risiko, dan proyeksi arus kas menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum sebuah pengembangan usaha dijalankan.

Dengan pendekatan tersebut, ekspansi bisnis BUMD diharapkan tidak hanya mengejar sumber pendapatan baru. Pengembangan usaha juga harus tetap memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat fungsi pelayanan kepada masyarakat Kota Magelang.

Penguatan BUMD dengan demikian diarahkan pada dua fungsi sekaligus, yakni mempertahankan perannya dalam pelayanan publik dan meningkatkan kapasitasnya sebagai entitas bisnis yang mampu memberikan kontribusi terhadap ekonomi serta PAD Kota Magelang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |